Harga Avtur Naik, Prabowo Pastikan Biaya Haji 2026 Justru Turun
Masjidil Haram sebagai pusat pelaksanaan ibadah haji.-ahmad odien-Pixabay
JAKARTA, RADARCIREBON.COM – Kabar baik bagi calon jamaah haji Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto memastikan biaya haji tahun 2026 tetap mengalami penurunan sebesar Rp2 juta.
Meskipun terjadi kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) di pasar global.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu, di hadapan ratusan pejabat birokrasi.
Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga agar biaya ibadah haji tidak memberatkan masyarakat.
“Kita pastikan biaya haji 2026 tetap turun sekitar Rp2 juta, walaupun harga avtur naik,” tegas Presiden.
Keputusan ini diambil di tengah tekanan global akibat naiknya harga minyak mentah dunia yang berdampak langsung pada biaya transportasi udara, termasuk penerbangan haji.
Sebelumnya, pemerintah bersama DPR RI telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 sebesar Rp87.409.366 per jamaah, atau turun Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Jangan Tertipu! Ini Bahaya Berangkat Haji Tanpa Visa Resmi
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan, Presiden telah memberikan instruksi tegas agar setiap potensi kenaikan biaya tidak dibebankan kepada calon jamaah.
Menurut Irfan, sebelum memanasnya konflik geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, rata-rata biaya penerbangan haji berada di kisaran Rp33,5 juta per jamaah.
Namun, kondisi global yang tidak stabil menyebabkan harga avtur melonjak. Dampaknya, maskapai penerbangan mengusulkan penyesuaian biaya.
Dalam skenario tanpa perubahan rute, biaya penerbangan diperkirakan naik menjadi Rp46,9 juta per orang atau meningkat hampir 40 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

