Daya Motor

Paspoortgate Pemain Indonesia Berakhir, 4 Bintang Timnas Resmi Comeback di Liga Belanda

Paspoortgate Pemain Indonesia Berakhir, 4 Bintang Timnas Resmi Comeback di Liga Belanda

Nathan Tjoe-A-On saat membela Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno.-@nathantjoeaon-Instagram

RADARCIREBON.COM – Kabar baik datang untuk pencinta sepak bola nasional.

Polemik Paspoortgate pemain naturalisasi Indonesia yang sempat menghambat karier sejumlah penggawa Timnas Indonesia di Belanda akhirnya mulai menemukan titik terang.

Sebanyak empat pemain Timnas Indonesia kini resmi kembali diizinkan tampil di kompetisi Liga Belanda setelah menyelesaikan seluruh persoalan administrasi yang sebelumnya membuat mereka tersingkir sementara dari skuad klub masing-masing.

Nama terbaru yang dipastikan kembali merumput adalah Justin Hubner, yang kini sudah bisa memperkuat Fortuna Sittard. 

BACA JUGA:Format Baru FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi: Agenda Timnas Indonesia Makin Padat, Peluang Juara Terbuka Lebar

Sebelumnya, tiga pemain lain lebih dahulu mendapat lampu hijau untuk comeback, yakni Dean James bersama Go Ahead Eagles, Tim Geypens di FC Emmen, serta Nathan Tjoe-A-On bersama Willem II.

Keempat pemain tersebut sebelumnya masuk dalam daftar 25 pesepak bola yang tersandung persoalan administratif dalam skandal yang dikenal luas sebagai Paspoortgate pemain naturalisasi Indonesia di Liga Belanda.

Sempat Diparkir dan Dilarang Berlatih

Kasus administrasi paspor dan izin kerja itu sempat membuat para pemain Timnas Indonesia mengalami situasi sulit. 

BACA JUGA:FIFA Matchday Juni 2026: Timnas Indonesia Ditantang Negara Top Eropa, 2 Pemain Baru Bakal Debut?

BACA JUGA:Timnas Indonesia Ikut FIFA Matchday Juni 2026, PSSI Siapkan Dua Lawan dari Negara Gagal ke Piala Dunia

Mereka tak hanya dicoret dari pertandingan resmi, tetapi juga tidak diperbolehkan mengikuti latihan bersama tim utama.

Bahkan, akses terhadap fasilitas klub pun sempat dibatasi hingga status administratif mereka dinyatakan tuntas.

Situasi tersebut tentu menjadi pukulan bagi perkembangan performa para pemain, terlebih mereka tengah berusaha menjaga konsistensi di level kompetitif Eropa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait