Daya Motor

DPRD Minta Disarpus Perkuat Literasi di Era Digital

DPRD Minta Disarpus Perkuat Literasi di Era Digital

HARUS DIPERKUAT. Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon meminta Disarpus untuk memperkuat literasi di era digital.-Samsul Huda -Radar Cirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Derasnya arus informasi di era digital menjadi perhatian serius Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon.

Tanpa kemampuan menyaring informasi yang baik, masyarakat dinilai rentan terpapar dampak negatif, mulai dari hoaks hingga disinformasi yang menyesatkan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon, Nova Fikrotushofiyah Lc, menekankan pentingnya penguatan literasi sebagai langkah strategi untuk mencerdaskan masyarakat. 

Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membangun kesadaran kritis dalam menerima dan mengolah informasi.

BACA JUGA: Pelantikan MUI Cirebon 2025–2030, Walikota Tekankan Peran Ulama Atasi Sampah

Politikus PKS itu menilai literasi menjadi kunci utama agar masyarakat mampu memanfaatkan media digital secara bijak. Menurutnya, kemampuan memilah informasi kini menjadi kebutuhan yang mendesak di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat.

“Literasi harus diperkuat agar masyarakat tidak mudah mempengaruhi informasi yang belum tentu benar. Dengan begitu, mereka bisa menggunakan media digital secara lebih cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Nova, kepada Radar. 

Nova juga tekanan, penguatan literasi sejatinya merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan literasi yang baik, masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam berbagai sektor pembangunan daerah.

“Kalau literasi masyarakat meningkat, kualitas SDM juga ikut terdongkrak. Ini penting untuk mendukung pembangunan, baik di bidang infrastruktur maupun sektor lainnya,” imbuhnya. 

BACA JUGA: Penumpang KAI Daop 3 Cirebon Tembus 1 Juta, Naik 10 Persen di Awal 2026

Ia juga menyoroti pentingnya membina generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah. Menurutnya, penguatan literasi sejak dini akan membentuk karakter generasi yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Sementara itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Cirebon, Mohamad Fery Afrudin SSTP menerima baik masukan dari DPRD. Ia menyebut, penguatan literasi memang menjadi bagian dari tugas utama instansinya.

Menurutnya, literasi tidak sekedar kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan menganalisis informasi. Untuk itu diperlukan pembiasaan melalui budaya membaca dan menulis yang kuat di tengah masyarakat.

“Kami terus mendorong berbagai program, seperti gerakan membaca dan menulis, pembentukan perpustakaan desa, hingga kompetisi literasi. Harapannya, kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait