Pelantikan PERGUNU, Kemenag Dorong Peningkatan Kualitas SDM Guru
WORKSHOP. Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon, Slamet SAg MPd saat menghadiri pelantikan PERGUNU dan workshop kurikulum berbasis cinta-Samsul Huda-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kabupaten Cirebon resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang dirangkai dengan workshop, Selasa (14/4/2026), di Pendopo Bupati Cirebon.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya sumber daya manusia (SDM) para guru.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA selaku pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah sekaligus Ketua PERGUNU Pusat.
Hadir pula jajaran pengurus PERGUNU Provinsi Jawa Barat, Bupati Cirebon, unsur Forkopimda, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon beserta jajaran, perwakilan organisasi masyarakat, serta para peserta workshop dari kalangan sekolah umum dan madrasah.
BACA JUGA:Rekor Teja Paku Alam di Depan Mata, Tinggal Selangkah Samai Legenda Persipura
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, Slamet SAg MPd, menegaskan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan kualitas SDM guru.
Menurutnya, PERGUNU memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
"Kolaborasi ini sangat penting, terutama untuk meningkatkan kualitas SDM guru. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam penguatan kapasitas dan profesionalisme," ujar Slamet.
Ia menjelaskan, upaya peningkatan kualitas tersebut telah diwujudkan melalui berbagai program, salah satunya pemberian beasiswa bagi para guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
BACA JUGA:Tangis Keluarga Pecah, Jenazah Egi Tiba dari Bali Langsung Dimakamkan
Program ini diharapkan mampu mendorong para guru yang belum menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) agar dapat melanjutkan hingga jenjang S2 bahkan S3.
"PERGUNU sudah memberikan kontribusi nyata melalui program beasiswa. Banyak guru yang bernaung di bawah Kementrian Agama terbantu untuk melanjutkan pendidikan, bahkan hingga jenjang S2 dan S3," ungkapnya.
Slamet juga menyebutkan, antusiasme terhadap program pendidikan yang difasilitasi PERGUNU cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah mahasiswa yang mencapai ratusan orang, bahkan dalam satu periode wisuda bisa mencapai sekitar 600 orang.
Meski demikian, ada sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian, ketika PERGUNU menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Khususnya bagi mahasiswa yang masih berada di program S1. Sebab perlu praktek langsung. Seperti metode micro teaching.
BACA JUGA:Dari Rusia ke Prancis, Prabowo dan Macron Sepakati Penguatan Kerja Sama
"Ini kan harus praktik langsung. Tujuannya, agar para lulusan tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap dalam praktik di lapangan," ucapnya.
"Ke depan, perlu ada penguatan dalam praktik pembelajaran agar kompetensi guru semakin komprehensif," imbuhnya.
Melalui pelantikan dan workshop ini, diharapkan PERGUNU Kabupaten Cirebon semakin solid dan mampu berkontribusi aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah, sejalan dengan upaya mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. (sam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

