Daya Motor

323 Sekolah Rusak di Majalengka, Disidik Minta Bantuan Pusat

323 Sekolah Rusak di Majalengka, Disidik Minta Bantuan Pusat

SD Negeri Gandawesi, Majalengka yang sempat viral beberapa waktu lalu. -Baehaqi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMKabupaten Majalengka sedang jadi sorotan lantaran ratusan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan.

Ratusan bangunan sekolah di Majalengka dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi. Mulai sedang hingga berat. 

Situasi ini menambah daftar panjang persoalan pendidikan di daerah, khususnya terkait fasilitas belajar yang layak.

Berdasarkan data terbaru, sedikitnya 323 gedung sekolah di Majalengka mengalami kerusakan. 

BACA JUGA:Nasib Honorer Kabupaten Cirebon di Tengah Kebijakan PPPK Paruh Waktu

BACA JUGA:Bupati Majalengka Ancam Ambil Alih Jika Konflik Unma Tak Kunjung Selesai

Jumlah tersebut terdiri dari 39 satuan PAUD, 221 sekolah dasar (SD), serta 63 sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di berbagai kecamatan. 

Angka ini menunjukkan bahwa persoalan sekolah rusak di Majalengka bukanlah kasus sporadis, melainkan masalah sistemik yang membutuhkan penanganan serius.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma’ruf, mengakui bahwa tingginya angka kerusakan menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. 

Menurutnya, kondisi ini semakin kompleks akibat keterbatasan anggaran yang dipicu oleh kebijakan efisiensi di tingkat nasional.

BACA JUGA:Sengketa BRT Cirebon Belum Usai, PD Pembangunan Ditagih Rp447 Juta

BACA JUGA:Atlet Popda Kuningan Dapat Apresiasi, Pemkab Siapkan Dukungan Lebih Besar

“Permasalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah mengajukan program revitalisasi sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: