Tumpukan Limbah Cangkang Kerang Hijau Cemari Desa Mertasinga, Warga Resah
Kondisi tumpukan limbah cangkang kerang hijau yang di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Selasa (21/4/2026).-DEDI HARYADI-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Gundukan limbah cangkang kerang hijau yang dibiarkan selama lebih dari lima tahun di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten CIREBON, kian meresahkan warga.
Selain menimbulkan bau menyengat, tumpukan limbah tersebut juga mempersempit akses jalan menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Pantauan di lokasi, limbah cangkang kerang tampak menggunung di sepanjang sisi jalan tanah.
BACA JUGA:Krisis Sampah di Gebang Mekar, DLH Kabupaten Cirebon Turun Tangan Kerahkan Armada
Cangkang berwarna kecokelatan itu sebagian berserakan di badan jalan, sementara lainnya dimasukkan ke dalam karung plastik putih dan hijau yang ditumpuk memanjang.
Sejumlah karung terlihat robek dan mulai melapuk, membuat isi cangkang tumpah hingga ke jalan.
Kondisi ini membuat akses kendaraan semakin sempit dan menambah kesan kumuh di kawasan tersebut.
Dari kejauhan, gunungan limbah tampak membentang panjang mengikuti jalur kendaraan.
Bahkan, tumpukan cangkang terlihat mendominasi sisi kiri jalan, sementara sisi kanan hanya berupa lahan kosong dengan semak belukar.
BACA JUGA:Inovasi BRIN: Sampah Perkotaan Diolah Jadi Listrik Lewat PLTSa Merah Putih
Tak hanya itu, aktivitas pembuangan limbah masih terus berlangsung. Saat berada di lokasi, terlihat sebuah mobil bak terbuka membawa puluhan karung limbah kerang hijau dan langsung membuangnya di area tersebut.
Seorang warga setempat, Waliman (56) mengungkapkan kondisi ini sudah terjadi selama bertahun-tahun tanpa penanganan berarti.
“Ya bau kalau baru sih. Bau menyengat paling terasa saat limbah baru saja dibuang."
"Selain itu, tumpukan limbah juga membuat badan jalan semakin menyempit," ungkapnya, Selasa 21 April 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

