Fakta Mengejutkan! 15,5 Juta Anak Indonesia Alami Masalah Mental
Ilustrasi kesehatan mental anak. -Gerd Altman-Pixabay
JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Krisis kesehatan mental anak di Indonesia kian memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa sekitar 15,5 juta anak Indonesia saat ini menghadapi persoalan psikologis tanpa pendampingan yang memadai.
Dante menyebut kondisi ini sebagai “krisis senyap” karena banyak anak mengalami tekanan mental tanpa terdeteksi lingkungan sekitarnya.
BACA JUGA:Jangan Remehkan Pare! Ini Dia 6 Manfaat Ajaibnya untuk Kesehatan Tubuh
“Ini adalah krisis senyap. Jutaan anak Indonesia berjuang sendiri dengan persoalan psikologisnya,” ujarnya, Kamis 23 April 2026 di Jakarta.
Data ini diperkuat dari hasil evaluasi program cek kesehatan gratis yang dilakukan Kementerian Kesehatan.
Temuan menunjukkan bahwa gangguan psikologis pada anak terjadi lima kali lebih tinggi dibandingkan kelompok usia dewasa.
Lebih mengkhawatirkan lagi, tiga dari lima anak dilaporkan mengalami masalah kesehatan mental dengan tingkat yang beragam, mulai dari stres ringan hingga gangguan psikologis serius.
Menurut Dante, persoalan ini sering kali tidak terdeteksi karena anak cenderung memendam masalah.
BACA JUGA:KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Clean Energy Day, Langkah Nyata Kurangi Emisi
"Banyak dari mereka memilih diam, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga tidak mengetahui harus mencari bantuan ke mana saat menghadapi tekanan," tuturnya.
Sebagai langkah respons, Kementerian Kesehatan mendorong penguatan sistem pendampingan berbasis sekolah dan lingkungan sekitar.
Program ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari siswa, guru Bimbingan Konseling (BK), kepala sekolah, hingga teman sebaya sebagai garda terdepan dalam deteksi dini masalah kesehatan mental.
“Teman curhat harus dibekali pengetahuan yang benar. Jangan sampai justru memberi masukan yang keliru dan berdampak buruk,” tegas Dante.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

