Daya Motor

DPRD Cirebon Tinjau Rel Kereta Kuno yang Dibongkar, Kondisinya Bikin Umar Klau Prihatin

DPRD Cirebon Tinjau Rel Kereta Kuno yang Dibongkar, Kondisinya Bikin Umar Klau Prihatin

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Umar Stanis Klau (pakai peci), turun langsung mengecek kondisi rel kereta api bersejarah yang telah dibongkar, Jumat (24/4/2026).-Dedi Haryadi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Polemik pembongkaran rel kereta api kuno di atas Sungai Kalibaru, Kota Cirebon, terus memicu perhatian publik. 

Terbaru, Komisi III DPRD Kota Cirebon turun langsung melakukan pengecekan kondisi fisik rel yang sebelumnya diduga sebagai bagian dari peninggalan bersejarah.

Kunjungan lapangan dilakukan pada Jumat (24/4/2026). Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Umar Stanis Klau, mendatangi lokasi penyimpanan sarana dan prasarana di sekitar Stasiun Cirebon. 

Dari hasil peninjauan tersebut, diketahui bahwa rel yang sebelumnya berada di Kalibaru kini sudah dalam kondisi terpotong-potong.

BACA JUGA:Polresta Cirebon Amankan Ratusan Botol Miras, 5 Penjual Ilegal Tak Berkutik

BACA JUGA:Gen Z Bersuara: Peluncuran Buku Karya 18 Penulis Muda di Gedung Negara

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas polemik yang berkembang di masyarakat terkait pembongkaran rel kereta api kuno Cirebon yang dinilai memiliki nilai historis tinggi. 

DPRD ingin memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus mengkaji ulang proses pembongkaran yang telah dilakukan.

Umar mengaku prihatin melihat kondisi rel yang kini tidak lagi utuh. Ia menilai, pembongkaran dilakukan tanpa perencanaan dan kajian mendalam sejak awal. 

Menurutnya, hal ini berpotensi menghilangkan nilai sejarah yang terkandung pada rel tersebut.

BACA JUGA:Sengketa Tanah di Cirebon: TNI dan Warga Saling Klaim, Satu Beli Satu Diberi

BACA JUGA:Sengketa Tanah TNI dan Warga di Cirebon, Dandim: Kami Mengamankan Aset!

“Seharusnya ada analisis terlebih dahulu sebelum dilakukan pembongkaran. Dengan begitu, bisa dicari metode yang tepat tanpa merusak nilai historisnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Komisi III DPRD Kota Cirebon mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk segera membentuk tim khusus. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait