Daya Motor

Heboh! Senator Kanada Ungkap Peran Besar Indonesia di Panggung Global

Heboh! Senator Kanada Ungkap Peran Besar Indonesia di Panggung Global

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Kanada. --

OTTAWA, RADARCIREBON.COM - Sejak berabad-abad lalu, Indonesia telah memegang peran penting di dunia internasional

Pada abad ke-7 sampai abad 15, Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit yang berpusat di Nusantara menjadi kekuatan utama di Asia Tenggara. Posisi strategis tersebut terus berlanjut di era modern. 

Demikian diungkapkan Senator Kanada dari British Columbia, Yuen Pau Woo, saat menggambarkan betapa pentingnya Indonesia dalam percaturan global. 

BACA JUGA:15.349 Jemaah Haji RI Sudah Berangkat, Makkah Route Bikin Tiba di Madinah Tanpa Antre

Pau Woo menyampaikannya dalam pertemuan di Gedung Senat Kanada, Ottawa, Rabu 15 April 2026 lalu pada pembahasan Undang-Undang untuk mengimplementasikan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Kanada dan Indonesia (Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement/ICA-CEPA). 

Menurut dia, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan semakin besar perannya dalam dunia internasional ke depan.

"Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia berdasarkan populasi dan negara mayoritas Muslim terbesar." 

"Sejak kemerdekaan pada tahun 1945, Indonesia telah menjadi negara berpengaruh dalam urusan internasional." 

Di bawah Presiden Prabowo Subianto, tampaknya negara ini siap memainkan peran yang lebih penting lagi di tahun-tahun mendatang," kata Pau Woo seperti dikutip dari akun Youtube resminya, Jumat 24 April 2026.

BACA JUGA:Dunia Bereaksi! 8 Negara Muslim Kutuk Provokasi di Masjid Al-Aqsa

Ia melanjutkan, Indonesia menjadi anggota penuh BRICS pada tahun 2025, dan merupakan satu-satunya anggota tetap G20 dari Asia Tenggara. 

Indonesia berkontribusi aktif dalam reformasi tata kelola global dan harus dipandang sebagai mitra penting dalam reformasi dan pembaruan sistem multilateral, termasuk sistem PBB, WTO, dan lembaga keuangan internasional. 

Indonesia juga menyerukan peningkatan kekuatan suara dan representasi negara-negara berkembang dalam proses pengambilan keputusan di IMF serta Bank Dunia untuk mencerminkan realitas ekonomi kontemporer.

"Di PBB, Indonesia adalah pendukung reformasi Dewan Keamanan dan pengakuan yang lebih besar terhadap dunia yang lebih multipolar." 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait