KAI Daop 3 Cirebon Minta Maaf, Dampak Insiden Bekasi Timur Picu Pembatalan KA
PT KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi akibat insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta, Senin 27 April 2026 malam tadi. -KAI Daop 3 Cirebon-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – PT KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi akibat insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.
Insiden yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek tersebut berdampak luas terhadap perjalanan kereta api, termasuk di wilayah Cirebon.
Sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan bahkan pembatalan, sehingga memicu kekhawatiran di kalangan penumpang dan keluarga.
BACA JUGA:Hari Ini Sejumlah Perjalanan Kereta Dibatalkan Usai Tabrakan di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menyampaikan, pihaknya memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.
Namun, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden ini.
“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi."
"Saat ini petugas di lapangan masih fokus pada proses evakuasi dengan mengutamakan keselamatan semua pihak,” ujarnya.
KAI memastikan bahwa seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Proses evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi oleh petugas di lapangan.
BACA JUGA:Update Kecelakaan Kereta Bekasi: 2 hingga 4 Korban Tewas, Evakuasi Masih Berlangsung
Namun demikian, berdasarkan data sementara hingga Selasa 28 April 2026 pukul 02.00 WIB, insiden tersebut juga mengakibatkan korban jiwa.
Tercatat 4 orang meninggal dunia dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit rujukan.
Muhibbuddin menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat proses penanganan serta pemulihan operasional perjalanan kereta api.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

