Daya Motor

Rapuhnya Sektor Pendidikan di Kuningan: Ribuan Siswa Putus Sekolah, Data Bermasalah

Rapuhnya Sektor Pendidikan di Kuningan: Ribuan Siswa Putus Sekolah, Data Bermasalah

Juru Bicara Tim Perumus dari Fraksi PKB, Hj Neneng Hermawati, mengungkapkan bahwa rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Kuningan masih berada di angka 7,91 tahun. -Agus Panther-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Rapuhnya sektor pendidikan di Kuningan kembali menjadi sorotan serius DPRD.

Dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 yang digelar pada Senin (27/4/2026).

Dewan menemukan adanya ketimpangan antara capaian kinerja yang dilaporkan pemerintah dengan kondisi nyata di lapangan.

Tak hanya sektor pendidikan, DPRD juga menyinggung persoalan di bidang ketenagakerjaan dan keagamaan.

BACA JUGA:Seleksi JPT Kuningan Memanas, 67 ASN Berebut 4 Kursi Strategis OPD

BACA JUGA:Agar Kuningan Makin Dilirik Investor, Bupati Dian Jelaskan Kunci dan Strategi Pemkab

Namun, sektor pendidikan menjadi perhatian utama karena dinilai menyimpan persoalan mendasar yang belum terselesaikan secara sistematis.

Juru Bicara Tim Perumus dari Fraksi PKB, Hj Neneng Hermawati, mengungkapkan bahwa rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Kuningan masih berada di angka 7,91 tahun. 

Angka ini masih di bawah target yang ditetapkan sebesar 8,2 tahun.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan dasar sembilan tahun.

BACA JUGA:Di Tengah Isu Selingkuh, Istri Kuwu Kedungjaya Datangi Kantor Desa Cari Robi, Perangkat Desa Ungkap Tujuannya

Menurut Neneng, angka tersebut bukan sekadar data statistik, melainkan cerminan nyata dari rapuhnya sektor pendidikan di Kuningan.

Ia menilai persoalan tidak hanya terletak pada akses masuk sekolah, tetapi juga pada keberlanjutan pendidikan siswa.

“Ini menunjukkan adanya masalah serius dalam menjaga kesinambungan pendidikan. Banyak siswa yang tidak mampu bertahan hingga menyelesaikan jenjang wajib belajar,” ujarnya dalam rapat paripurna DPRD, Senin (27/4/2026).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: