UKM Simfoni Jiwa–SMAK Terang Bangsa Sukses Pentaskan 'Ruang Cerita'
UKM Simfoni Jiwa–SMAK Terang Bangsa Sukses Pentaskan “Ruang Cerita”-Khoirul Anwarudin-radarcirebon
RADARCIREBON.COM - Kolaborasi antara SMA Kristen Terang Bangsa dan UKM Simfoni Jiwa IPB Cirebon melahirkan pementasan teater bertajuk “Ruang Cerita: Riak di Balik Tenang” yang digelar di Baraja Coffee Amphitheater pada Sabtu malam, 25 April 2026.
Ketua pelaksana kegiatan, Diki Rijki, menjelaskan bahwa pementasan ini merupakan yang kelima bagi UKM Simfoni Jiwa, namun terasa istimewa karena melibatkan Kolaborasi dengan siswa SMA.
“Judul ini menggambarkan kondisi yang terlihat tenang dari luar, namun sebenarnya menyimpan konflik besar di dalamnya,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, cerita yang diangkat berfokus pada kehidupan organisasi siswa yang penuh kerja sama dan kebersamaan, tetapi juga diwarnai konflik yang kompleks. Naskah pementasan ditulis oleh Aisyah Nur Zaida, anggota UKM Simfoni Jiwa dari divisi narasi.
BACA JUGA:Bengkel Motor di Klayan Cirebon Ludes Terbakar, Kerugian Rp70 Juta
Adapun proses latihannya sendiri berlangsung kurang lebih satu bulan dengan melibatkan siswa-siswi SMA Terang Bangsa bersama anggota UKM Simfoni Jiwa.
Sementara itu, Pembina UKM Simfoni Jiwa, Cici Situmorang, mengungkapkan bahwa kerja sama ini berangkat dari dukungan penuh pihak sekolah terhadap kegiatan teater. SMA Kristen Terang Bangsa bahkan mempercayakan UKM Simfoni Jiwa sebagai pengajar dan pelatih bagi para siswa.
“Ini pengalaman yang sangat berharga. Kami merasa terhormat karena diberi kepercayaan untuk melatih dan menghasilkan karya bersama," ujarnya.
Pementasan ini turut dihadiri Wakil Rektor IPB Cirebon Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr Ade Sastrawijaya M.Pd, serta Kepala SMA Kristen Terang Bangsa, Ana Silaban, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan seni dan kreativitas generasi muda.
BACA JUGA:Wanita Ramah Itu Telah Tiada, Ristuti Warga Sukatani Korban Tewas Tabrakan KA di Bekasi
Melalui kolaborasi ini, diharapkan teater di Cirebon semakin berkembang dan mendapat ruang yang lebih luas sebagai bagian dari panggung seni yang layak dan berkualitas.
Kami punya mimpi bahwa teater di Cirebon bisa naik kelas, dalam arti tampil di panggung seni yang lebih layak dan mendapat tempat yang lebih luas di masyarakat,” pungkasnya. (awr/opl)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

