Daya Motor

Krisis BBM, Nelayan Indramayu Kirim Surat ke Presiden, Ini Tuntutannya

Krisis BBM, Nelayan Indramayu Kirim Surat ke Presiden, Ini Tuntutannya

Nelayan Indramayu kirim surat ke Presiden Prabowo protes harga BBM mahal.-Anang Syahroni-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Gelombang protes dari kalangan nelayan di Indramayu kembali mencuat.

Ratusan nelayan yang tergabung dalam Gerakan Nelayan Pantura menggelar aksi unjuk rasa di Tempat Pelelangan Ikan Karangsong, Senin (4/5/2026). 

Aksi ini menjadi sorotan setelah para nelayan menyuarakan langsung keluhan mereka terkait harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai semakin memberatkan.

Dalam aksi tersebut, para nelayan membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan.

BACA JUGA:Update Harga HP Vivo Mei 2026: Dari Rp1 Jutaan hingga Flagship Kamera 200 MP, Ini Daftar Lengkapnya

BACA JUGA:Pemerintah Tegaskan Seleksi Manajer KDKMP dan KNMP Gratis dan Adil, Tidak Ada Jalur Orang Dalam

Intinya sama: mendesak pemerintah segera menstabilkan harga solar non subsidi serta menjamin ketersediaan pasokannya. 

Bagi nelayan, BBM bukan sekadar kebutuhan, melainkan penentu utama apakah mereka bisa melaut atau tidak.

Ketua Umum Gerakan Nelayan Pantura, Kajidin, menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. 

Lonjakan harga solar industri yang terus terjadi, ditambah distribusi yang terbatas, membuat aktivitas melaut semakin sulit, khususnya bagi kapal berkapasitas di atas 30 Gross Ton (GT).

BACA JUGA:Klasemen Liga Inggris Terbaru: Man City Kehilangan Poin, Arsenal di Atas Angin

BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Naik Mei 2026, Ini Daftar Lengkap dan Dampaknya bagi Pengendara

“Tanpa BBM, nelayan praktis tidak bisa bekerja. Dampaknya bukan hanya pada pendapatan, tapi juga keberlangsungan usaha perikanan tangkap secara keseluruhan,” ujarnya di sela aksi.

Situasi ini memicu efek domino yang cukup luas. Di kawasan pelabuhan Karangsong, misalnya, banyak kapal yang terpaksa bersandar karena tidak mampu menutup biaya operasional. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait