Daya Motor

Ditegur Saat Terobos Lampu Merah, Pelajar di Cirebon Bacok Mahasiswa

Ditegur Saat Terobos Lampu Merah, Pelajar di Cirebon Bacok Mahasiswa

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar didampingi Waka Polres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, Kasat Reskrim AKP M Fadlillah dan Kasi Humas AKP M Aris Hermanto menggelar jumpa pers, Rabu sore (6/5/2026).-DEDI HARYADI-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Aksi brutal seorang remaja berujung tindak kriminal serius terjadi di Kota CIREBON.

Seorang pelajar SMA di Cirebon berusia 16 tahun nekat membacok mahasiswa hingga mengalami luka serius di bagian wajah, hanya karena tak terima ditegur saat menerobos lampu merah.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat dini hari tanggal 1 Mei 2026, sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan lampu merah Jabang Bayi Jalan Kesambi, Kota Cirebon. 

BACA JUGA:Kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama Pertamina Losarang Indramayu Berhasil Ditangani

Saat itu, korban berinisial S (24) tengah dalam perjalanan pulang usai berkumpul bersama teman-temannya.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar didampingi Waka Polres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, Kasat Reskrim AKP M Fadlillah dan Kasi Humas AKP M Aris Hermanto mengungkapkan insiden bermula saat korban berpapasan dengan pelaku yang berboncengan tiga orang sambil menerobos lampu merah.

“Kasus pembacokan ini terjadi pada 1 Mei sekitar pukul 02.00 pagi di lampu merah Jabang Bayi, Kota Cirebon,” ungkapnya saat menggelar jumpa pers di Mapolres Cirebon Kota, Rabu 6 Mei 2026.

Melihat pelanggaran tersebut, lanjut AKBP Eko, korban sempat menegur pelaku. Namun teguran itu justru memicu cekcok mulut di lokasi kejadian.

“Terjadi lintasan dengan pelaku yang berboncengan tiga dan menerobos lampu merah. Di situ terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku,” ujarnya.

BACA JUGA:HSG Penuhi Panggilan BK soal Dugaan Selingkuh, Furqon: Tuduhan-tuduhan Itu Dibantah

Dijelaskan Kapolres, situasi semakin memanas ketika pelaku yang berada di posisi paling belakang turun dari sepeda motor dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

“Pelaku yang paling belakang turun dari motor kemudian membacok korban. Korban sempat melakukan perlawanan, bahkan pelaku sempat dikejar dan ditarik,” jelasnya.

Meski dalam kondisi terluka, menurut AKBP Eko Iskandar, korban tetap berusaha melawan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke kantor polisi.

"Dari hasil pemeriksaan, diketahui aksi nekat tersebut dipicu oleh pengaruh minuman keras." 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase