Sapi Kurban Prabowo di Cirebon Tembus 1 Ton, Dipelihara 3 Tahun oleh Peternak Tegalgubug
Pengawas Bibit Ternak Ahli Muda Distan Kabupaten Cirebon, Herman Syaiful Bahri SPT saat menunjukkan sapi bantuan Presiden di Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun.-Samsul Huda-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Momentum Hari Raya Idul Adha 2026 menghadirkan perhatian tersendiri bagi warga Kabupaten Cirebon.
Terlebih, Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menerima bantuan hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto berupa sapi jumbo dengan bobot mencapai 1,062 ton.
Sapi kurban Presiden Prabowo di Cirebon itu telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh tim dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon sebelum nantinya diserahkan untuk prosesi kurban.
Sapi jeni simental itu diketahui milik Abdul Aziz, seorang peternak asal Blok Al Muqoyim, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
BACA JUGA:Di Tengah Krisis Pupuk Global, Prabowo Justru Pangkas Harga 20 Persen untuk Petani
BACA JUGA:Ini Dia Wajah Pelaku Curanmor di Kuningan, Aksi Terekam CCTV Saat Gasak Motor Warga
Sapi berusia sekitar 4,5 tahun tersebut dipelihara di kandang bernama Doa Ibu dan menjadi salah satu hewan kurban dengan ukuran terbesar yang ada di wilayah Cirebon tahun ini.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr Deny Nurcahya ST MSi melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Denny Nugraha menjelaskan, sapi tersebut awalnya dibeli dari Solo saat masih berusia sekitar 1,5 tahun.
Sejak saat itu, sapi dipelihara secara intensif dengan pola penggemukan khusus hingga bobotnya kini menembus lebih dari satu ton.
“Dirawat sejak masih remaja. Pakannya juga istimewa supaya pertumbuhannya maksimal,” ujar Denny, Kamis (7/5/2026).
BACA JUGA:Pemkot Cirebon Matangkan Persiapan Milangkala Tatar Sunda 2026
BACA JUGA:Kemenkop Genjot Pertambangan Berbasis Koperasi di NTB, Ini Dia Targetnya
Menurutnya, proses pemeriksaan kesehatan masih terus dilakukan untuk memastikan sapi bantuan Presiden Prabowo tersebut benar-benar layak dijadikan hewan kurban.
Pihak Distan Kabupaten Cirebon juga memastikan seluruh administrasi dan kelengkapan kesehatan hewan terpenuhi sebelum pembayaran dilakukan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

