SDIT Ibnu Khaldun Juara Umum II Cirebon Drum dan Marching Competition 2026
Tim Marching Band Symphony Vibrasi Kids (SVK) SDIT Ibnu Khaldun Cirebon sukses meraih Juara Umum II dalam ajang Cirebon Drum & Marching Competition (CDMC) 2026 yang digelar di GOR Bima Cirebon, 6-7 Mei 2026.-Ade Gustiana-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Tim Marching Band Symphony Vibrasi Kids (SVK) SDIT Ibnu Khaldun Cirebon kembali mengukir prestasi. Mereka sukses meraih Juara Umum II dalam ajang Cirebon Drum & Marching Competition (CDMC) 2026 yang digelar di GOR Bima Cirebon, 6-7 Mei 2026.
Kompetisi bergengsi tingkat regional itu diikuti lebih dari 30 tim Marching Band dari Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Sumedang hingga sejumlah daerah lainnya di Jawa Barat.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cirebon.
Persaingan berlangsung ketat. Setiap tim menampilkan konsep pertunjukan terbaik dengan mengandalkan kekuatan musikal, visual, hingga kreativitas koreografi.
Pada kompetisi tersebut, SVK tampil mencuri perhatian lewat konsep budaya Betawi yang diangkat dalam penampilan mereka. Aransemen lagu Gang Kelinci, Hujan Gerimis, dan Ondel-Ondel dipadukan dengan visual atraktif dan kekompakan pemain.
BACA JUGA:Saling Bantah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon: dari Mutasi hingga Rekrutmen
Keberanian mengangkat tema tradisional menjadi nilai lebih tersendiri. Penampilan itu dinilai mampu menghadirkan suasana segar sekaligus mengangkat unsur budaya lokal dalam kompetisi modern marching band.
Hasilnya, tim asal SDIT Ibnu Khaldun berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan:
1. Juara 2 Mayoret
2. Juara 2 Field Commander
3. Juara 2 Kostum Terbaik
4. Juara 2 Solo Ritmis
5. Juara 2 Musik Melodi
BACA JUGA:Ini Dia Wajah Pelaku Curanmor di Kuningan, Aksi Terekam CCTV Saat Gasak Motor Warga
6. Juara 2 Ritmis
7. Juara 1 Visual
8. Juara 1 General Effect
9. Juara 3 Best Popular Team
10. Juara II Umum
Prestasi tersebut mempertegas posisi SVK sebagai salah satu marching band sekolah dasar yang diperhitungkan di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
BACA JUGA:2 Pasar Jadi Penyumbang PAD Baru, Kabupaten Indramayu Raup Pendapatan Parkir
Dalam beberapa tahun terakhir, kompetisi marching band tingkat pelajar memang semakin berkembang. Tidak hanya menjadi ajang adu kreativitas seni musik, tetapi juga pembinaan disiplin, kerja sama tim, dan mental tampil siswa sejak usia dini.
Kepala SDIT Ibnu Khaldun, Siti Humairah, mengaku bangga atas capaian para siswa. Menurutnya, keberhasilan itu lahir dari proses latihan panjang dan kedisiplinan yang dijaga seluruh anggota tim.
“Prestasi ini bukan hanya tentang piala, tetapi hasil dari proses pendidikan karakter, kedisiplinan, dan kerja keras anak-anak selama latihan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua siswa dan komite sekolah yang terus memberi semangat selama persiapan hingga pelaksanaan lomba. Pihak sekolah, kata dia, akan terus memberikan dukungan penuh agar SVK mampu meraih hasil lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
BACA JUGA:Pemkot Cirebon Matangkan Persiapan Milangkala Tatar Sunda 2026
Sementara itu, pembina dan pelatih marching band, Aji Rahmat Fauzi dan Wawan Darmawan, menyebut persiapan dilakukan intensif jauh hari sebelum perlombaan.
Menurut mereka, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi semangat latihan di tengah padatnya aktivitas belajar siswa. Namun kerja sama tim dan dukungan semua pihak membuat para siswa mampu tampil maksimal saat kompetisi berlangsung.
Pasca keberhasilan tersebut, manajemen sekolah di bawah Syntax Education berkomitmen terus memperkuat pembinaan siswa di bidang seni dan kreativitas. Sekolah juga menargetkan peningkatan prestasi pada ajang-ajang marching band berikutnya. (ade)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

