Daya Motor

Jakmania Cirebon Buka Suara soal Larangan Nobar Persija vs Persib

Jakmania Cirebon Buka Suara soal Larangan Nobar Persija vs Persib

Kepala Biro Jakmania Cirebon, Syahril Rizky Kurniawan, menyatakan menghormati sepenuhnya keputusan kepolisian terkait pelarangan kegiatan nobar Persija vs Persib pada 10 Mei 2026 mendatang di wilayah Cirebon dan sekitarnya.--

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Rencana nonton bareng (nobar) pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada 10 Mei 2026 di wilayah Cirebon dipastikan tidak akan digelar.

Keputusan tersebut menyusul larangan dari pihak kepolisian demi menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Jakmania Cirebon, Syahril Rizky Kurniawan, menyatakan pihaknya menghormati keputusan kepolisian terkait pelarangan kegiatan nobar.

BACA JUGA:Jelang Persija vs Persib, Polresta Cirebon Larang Nobar dan Konvoi Pendukung

Ia juga mengimbau seluruh anggota Jakmania di wilayah Cirebon untuk mematuhi aturan tersebut dan tidak memaksakan penyelenggaraan acara nobar di lokasi mana pun.

“Kami menghormati keputusan kepolisian dan mengajak seluruh rekan-rekan Jakmania di Cirebon untuk menaati aturan demi menjaga keamanan bersama,” ujarnya, Jumat 8 April 2026.

Keputusan pembatalan nobar ini tidak lepas dari evaluasi aparat kepolisian atas insiden penyerangan yang diduga dilakukan oknum suporter Persib saat acara nobar Persija di kawasan Grage City, 11 Januari 2026 lalu.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius aparat keamanan karena dinilai berpotensi memicu konflik antarsuporter apabila kegiatan serupa kembali digelar dalam skala besar.

Jakmania Cirebon pun menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Cirebon pasca keputusan larangan tersebut.

BACA JUGA:Nobar Persija vs Persib di Cirebon Dilarang, Simak Nih Penjelasan Kapolres Ciko

Menurut Syahril, meskipun Cirebon berada di wilayah Jawa Barat, keberadaan Jakmania di daerah tersebut bukan lagi kelompok minoritas.

Namun demikian, pihaknya memilih mengambil langkah preventif demi menghindari potensi bentrokan yang dapat merugikan masyarakat luas.

“Kami memahami situasi yang ada. Sikap menghargai keputusan kepolisian ini menjadi langkah pencegahan agar konflik antarsuporter tidak kembali terjadi,” katanya.

Sebelumnya, Polres Cirebon Kota bersama Polresta Cirebon mengambil langkah tegas dengan melarang seluruh bentuk kegiatan nobar hingga konvoi suporter di wilayah Cirebon.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait