41 Sapi Milik Pemkab Cirebon Terancam Mati karena Pakan Menipis, DPRD Desak Solusi Cepat
Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon saat melakukan rapat kerja bersama Dinas Pertanian membahas ternak sapi yang kehabisan pakan, belum lama ini.-Samsul Huda-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Stok ketersediaan pakan ternak sapi milik pemerintah Kabupaten Cirebon kian menipis.
Imbasnya puluhan sapi yang dikelola Dinas Pertanian di Balai Pengembangan Bibit Peternakan Desa Kubangdeleg, Kecamatan Karangwareng terancam mati.
Pemerintah Kabupaten Cirebon pun terpaksa melelang 41 sapi melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Nilainya Rp414 juta.
Keterbatasan anggaran, imbas efensien anggaran itu berdampak pada kesehatan puluhan sapi yang dapat merugikan aset daerah.
BACA JUGA:Masyarakat Tumpah Ruah Meriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, R Cakra Suseno mengatakan, kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele.
Menurutnya, total 41 ekor sapi yang ada, anggaran pakan yang tersedia saat ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar delapan ekor sapi.
“Aset ternak hidup berbeda dengan aset tidak bergerak atau benda mati lainnya. Kalau kebutuhan pakan tidak segera dipenuhi, tentu ada risiko terhadap kesehatan ternak hingga potensi kematian sapi. Ini bisa menimbulkan kerugian bagi daerah,” ujar Cakra kepada Radar Cirebon, kemarin.
DPRD pun meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar kebutuhan pakan tetap terpenuhi dan kondisi ternak dapat terjaga.
BACA JUGA:Euforia Kirab Mahkota Binokasih Tercoreng, Aksi Copet Marak di Kerumunan Warga Cirebon
“Kami meminta adanya langkah dan solusi dari pemerintah daerah agar pemeliharaan ternak tetap berjalan optimal,” terangnya.
Ia menegaskan, jika anggaran pakan belum dapat terpenuhi, pemerintah daerah perlu menyiapkan opsi penanganan, salah satunya melalui lelang ternak sapi yang sebelumnya telah dilakukan namun belum mendapat penawaran dari masyarakat.
“Selain itu, pemerintah daerah juga dinilai dapat mengambil langkah lain sesuai ketentuan yang berlaku, seperti kerja sama dengan pihak ketiga maupun hibah aset ternak,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Dr Deny Nurcahya ST MSi membenarkan, anggaran untuk kebutuhan pangan ternak sudah menipis.
Solusinya, 41 ekor sapi segera dilelang melalui KPKNL yang dibagi menjadi lima paket.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

