Daya Motor

Pemkab Kuningan Perkuat Pembangunan Berbasis Data hingga Desa, Dorong Sistem Hukum Humanis

Pemkab Kuningan Perkuat Pembangunan Berbasis Data hingga Desa, Dorong Sistem Hukum Humanis

Pemkab Kuningan memperkuat pembangunan berbasis data melalui Program Desa Cantik 2026 dan persiapan Sensus Ekonomi 2026. -Humas Pemkab Kuningan-

RADARCIREBON.COM – Pemerintah terus mengakselerasi pembangunan Kabupaten Kuningan berbasis data sebagai fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. 

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar dalam apel pagi di halaman Kantor Pemerintah Daerah, Senin (11/5/2026).

Apel pagi ini sekaligus menjadi momentum peluncuran sejumlah program strategis Pemkab Kuningan.

Apel dipimpin Bupati Dian dan dihadiri jajaran kepala SKPD, pimpinan Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan, serta perwakilan Balai Pemasyarakatan Kelas I Cirebon.

BACA JUGA:Spot Hiking di Kuningan dan Estimasi Biaya, dari Trek Santai hingga Pendakian Ciremai

BACA JUGA:Pria Hilang di Kuningan Ditemukan Selamat di Pacitan Setelah Sempat Diduga Hanyut Sungai

Agenda tersebut dirangkaikan dengan pencanangan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026, persiapan Sensus Ekonomi 2026, hingga penandatanganan kerja sama bidang pemasyarakatan.

Desa Jadi Ujung Tombak Data Pembangunan

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyematan selempang kepada agen statistik desa serta pemakaian rompi kepada petugas Sensus Ekonomi sebagai simbol dimulainya penguatan sistem statistik daerah.

Bupati Dian menegaskan, paradigma pembangunan saat ini tidak lagi bisa bergantung pada asumsi atau intuisi semata. 

BACA JUGA:Fosil Stegodon Ditemukan di Majalengka, Ungkap Jejak Kehidupan Purba di Sungai Cilutung

BACA JUGA:HP 1 Jutaan Terbaru TECNO SPARK 50 dengan NFC dan Baterai Jumbo, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Pemerintah, kata dia, wajib mengandalkan data yang valid, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat dicapai jika kita memiliki data akurat. Data harus menjadi rujukan utama dalam setiap pengambilan keputusan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: