Effendi Edo Tegaskan Pentingnya Sekolah Inklusif, Semua Anak Berhak Dapat Pendidikan Setara
Walikota Cirebon, Effendi Edo membuka kegiatan pelatihan pendamping anak berkebutuhan khusus yang diikuti sebanyak 132 peserta dari berbagai unsur pendidikan mulai dari SD, PAUD, Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), hingga Tempat Penitipan An-Prokompim Kota Cirebon-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Pemerintah Kota Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan ramah bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).
Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui pelatihan pendamping anak berkebutuhan khusus yang digelar di Graha Pancaniti Kecamatan Kesambi, Selasa 12 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Cirebon, Effendi Edo, dan diikuti sebanyak 132 peserta dari berbagai unsur pendidikan mulai dari SD, PAUD, Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), hingga Tempat Penitipan Anak (TPA) se-Kecamatan Kesambi.
BACA JUGA:Wakil Walikota Cirebon Soroti Peran Fatayat NU Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler yang menerapkan sistem pendidikan inklusif.
Dalam sambutannya, Walikota Cirebon Effendi Edo mengapresiasi langkah Kecamatan Kesambi yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pendidikan inklusif bukan hanya sekadar program administratif, tetapi merupakan bentuk kepedulian bersama agar seluruh anak mendapatkan hak pendidikan yang sama tanpa diskriminasi.
“Pendidikan inklusi bukan hanya soal kebijakan administratif menempatkan anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler.”
“Lebih dari itu, inklusi adalah perubahan cara pandang kita sebagai masyarakat dalam menerima keberagaman,” ujar Effendi Edo.
BACA JUGA:Polemik Jasa Hukum Pilkada Kota Cirebon, FORMASI Minta Wakil Walikota Tak Lepas Tangan
Ia menegaskan, pendidikan inklusif merupakan upaya menciptakan lingkungan belajar yang mampu menghargai setiap anak tanpa memandang kondisi fisik maupun mental yang dimiliki.
Menurutnya, keberhasilan dunia pendidikan saat ini tidak lagi hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam merangkul keberagaman peserta didik.
“Kita ingin menciptakan sekolah yang benar-benar ramah bagi semua anak. Setiap anak harus merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi unik yang dimilikinya,” katanya.
Effendi Edo juga memberikan apresiasi kepada para guru dan pendamping yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di Kota Cirebon.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

