Krisis TPS Picu Sampah di Pasar Hewan Indramayu, UPTD LH Turun Tangan
Petugas UPTD LH Jatibarang melakukan pengangkutan sampah dari TPS Pasar Hewan Jatibarang, Selasa (12/5/2026).-Anang Syahroni-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Persoalan sampah di Pasar Hewan Indramayu kembali menjadi sorotan setelah warga mengeluhkan penumpukan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Hewan Jatibarang.
Menanggapi kondisi tersebut, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Lingkungan Hidup (LH) Jatibarang langsung bergerak cepat melakukan pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pecuk, Selasa (12/5).
Sebanyak tujuh unit truk operasional dikerahkan untuk mengangkut sampah yang menumpuk dan berserakan di area TPS.
Petugas kebersihan terlihat berjibaku membersihkan lokasi sejak pagi hari agar tumpukan tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
BACA JUGA:Super Tipis dan Bertenaga: Ini Spesifikasi Tablet Huawei MatePad Pro Max
BACA JUGA:Korban Kekerasan di Majalengka Dapat Jaminan Pengobatan, Bupati Turun Tangan
Penata Layanan Operasional UPTD LH Jatibarang, Odong Sukasno, mengatakan bahwa lonjakan volume sampah di TPS Pasar Hewan dipicu oleh penutupan TPS di Desa Bulak.
Penutupan tersebut menyebabkan aliran pembuangan sampah dialihkan ke satu titik, yakni Pasar Hewan Jatibarang.
“TPS Pasar Hewan ini memang bisa membeludak. Salah satu penyebabnya karena TPS di Desa Bulak ditutup, sehingga sampah dari wilayah tersebut ikut dibuang ke sini,” ujar Odong saat memantau proses pengangkutan.
Ia menjelaskan, pengelolaan sampah di lokasi tersebut sebenarnya sudah dilakukan setiap hari.
BACA JUGA:Sidang Pembunuhan di Indramayu Hari Ini: Ini Dia Agendanya
BACA JUGA:Ular Sanca 6 Meter Muncul di Plafon Rumah Warga Cirebon, Evakuasi Dramatis
Namun, peningkatan volume yang signifikan membuat kapasitas TPS tidak lagi mencukupi.
UPTD LH Jatibarang sendiri memiliki wilayah kerja yang cukup luas, meliputi tujuh kecamatan di eks Kawedanan Jatibarang, yaitu Jatibarang, Sliyeg, Widasari, Bangodua, Tukdana, Sukagumiwang, dan Kertasemaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

