Gudang Kardus di Tortoran Terbakar Diduga Akibat Puntung Rokok
PEMADAMAN: Petugas Damkar Indramayu sedang memadamkan api di gudang kardus, Senin (18/5/2026).-Anang Syahroni-radarcirebon
INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Diduga karena puntung rokok yang di buang sembarangan oleh anak-anak gudang kardus yang berlokasi di Blok Pancer, Desa Tortoran, Kecamatan Pasekan alami kebakaran, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 13.37 WIB.
Meskipun tidak ada korban jiwa pemilik gudang alami kerugian yang ditaksir Rp 2.000.000.
Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono mengungkapkan, Regu II Mako Damkar Indramayu menerima laporan dari pemilik gudang, bahwa gudang tempat penyimpanan kardus yang ada dirumahnya terbakar.
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar dari Regu II Mako yang beranggotakan 9 personel langsung menyiapkan berbagai perlengkapan pemadaman, selanjutnya meluncur ke lokasi kebakaran dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 6.000 liter.
BACA JUGA:Sidang Kasus Gedung Setda Kota Cirebon Hari Ini: BPK Bakal Bongkar Aliran Dana?
“Untuk kelokasi memang cukup jauh memakan waktu perjalanan hingga 20 menit, setiba di lokasi petugas langsung lakukan pemadaman, selama 80 menit atau sekitar satu jam setengah api berhasil padam,” kata Jajat.
Setelah api padam, sambung Jajat jajarannya tidak langsung meninggalkan lokasi kebakaran, mengingat gudang yang terbakar meruapakan tempat penyimpanan kardus yang merupakan bahan yang mudah terbakar.
Sehingga membuat petugas melakukan penyisiran dengan membongkar kardus yang bertumpuk-tumbuk, hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada kardus yang masih mengandung bara api yang bisa kembali mengakibatkan terjadinya kebakaran.
“Saat dibongkar masih ada kardus yang keluarkan asap kita siram lagi, agar api ini benar-benar padam 100 persen. Api dinyatakan aman sekitar pukul 15.40 WIB, untuk dugaan sementara dari puntung rokok yang di buang sembarangan, di lokasi gudang,” pungkas Jajat. (oni)
BACA JUGA:Sidang Pembunuhan di Indramayu: Pengacara Toni RM Merasa Dibohongi Klien Sendiri
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

