Daya Motor

Dramatis! Damkar Indramayu Evakuasi Sapi Kurban 4,5 Kwintal yang Terjebak Lumpur di Selokan

Dramatis! Damkar Indramayu Evakuasi Sapi Kurban 4,5 Kwintal yang Terjebak Lumpur di Selokan

DRAMATIK: Petugas Damkar Indramayu sedang melakukan evakuasi sapi kurban yang terjebak dalam selokan di Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Selasa (26/5/2026) malam.-Anang Syahroni-Radar Cirebon

INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Aksi dramatis mewarnai penyelamatan sapi Kurban seberat 4,5 Kwintal yang terperosok dan terjebak dalam lumpur diselokan, Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang dilakukan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu, pada Selasa (26/5/2026) malam. 

Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono menjelaskan, bahwa ia menerima laporan dari salah satu warga di Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang yang membutuhkan pertolongan karena hewan kurban, berupa seorang sapi perperosok dan terjebak lumpur di selokan. 

“Laporan itu jelang waktu magrib sekitar pukul 17.40 WIB, kami langsung mengerahkan menuju lokasi yang dimaksud pelapor untuk dilakukan proses evakuasi,” katanya. 

Berdasarkan keterangan warga setempat, Jajat menyebutkan sapi yang baru diturunkan dari mobil yang mengangkutnya tersebut diikat di pohon yang ada dipinggir selokan. 

BACA JUGA: 7 Café Hidden Gem di Cirebon yang Estetik dan Adem, Cocok untuk Nongkrong hingga WFC

Namun, setelah pengikatan di pohon kaki belakang sapi terperosok ke dalam selokan, karena pada saat itu sapi tidak dapat naik kembali terjebak lumpur sedangkan bagian kepala, leher sapi terikat di pohon membuat warga melepas ikatan agar tali ikat pada leher sapi tidak melukai sapi. 

“Mungkin sapu panik sehingga terperosok ke selokan, karena posisi masih diatas sedangkan badan sapi di selokan supaya tidak menyebabkan dampak serius akhirnya tali ikan dilepas,” ujar dia. 

Karena bobot sapi yang mencapai 4,5 kwintal terjebak dalam lumpur, lanjut Jajat warga alami kesulitan untuk mengeluarkan sapi dari akuarium lumpur, sehingga warga menghubungi petugas Damkar agar sapi kurban bisa segera mengeluarkannya untuk menghindari dampak yang lebih serius jika terlalu lama terendam air dan lumpur.

“Dramatis juga karena petugas yang dibantu warga harus masuk ke selokan mengikat tali ke tubuh sapi yang besar, penuh perhitungan agar tidak membahayakan petugas dan warga yang sedang melakukan aksi menyelamatkan itu,” jelasnya. 

BACA JUGA: Nova Arianto Siapkan Garuda Muda, Timnas Indonesia U-20 Masuk Pot 2 Kualifikasi Piala Asia

Setelah tali yang dipasang petugas Damkar dipastikan terikat dengan kencang ditubuh sapi, kemudian menggunakan mobil penyelamat sapi ditarik dan berhasil dikeluarkan dari dalam wadah udara dan lumpur. 

“Alhamdulillah proses membantu berjalan lancar, petugas membutuhkan waktu selama 1,5 jam, sapi akhirnya bisa kembali ke darat dengan aman tidak alami luka hanya kelelahan saja,” kata Jajat. (oni)

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: