OSIS SMPN 2 Pangenan Berbagi di Momen Iduladha ke Keluarga Dhuafa.
OSIS SMPN 2 Pangenan menebar kebaikan dalam momentum peringatan Hari Raya Iduladha 1447 dengan membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jumat 29 Mei 2026.-Ist-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Momentum Hari Raya Iduladha dimanfaatkan Keluarga Besar SMP Negeri 2 Pangenan untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa.
Bersama jajaran Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), sekolah tersebut menggelar kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi keluarga dhuafa di Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Pangenan, Ronanti SPd, didampingi Pembina OSIS Junandi SPd, Ketua OSIS Andul Ghofur beserta jajarannya.
BACA JUGA:Idul Adha Jadi Momentum Berbagi, PT Pertamina (Persero) Salurkan Sapi dan Kambing Kurban
Dalam kegiatan itu, rombongan menyerahkan bantuan berupa beras, minyak goreng, telur, mi instan, hingga berbagai kebutuhan pokok lainnya kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Pangenan, Ronanti SPd mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.
Menurutnya, Iduladha menjadi momentum penting untuk melatih kepekaan sosial dan memperkuat nilai kemanusiaan di kalangan pelajar.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk memahami pentingnya solidaritas, empati, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Hewan Kurban di Masjid Al-Falah Majalengka Meningkat, 2.000 Warga Terima Daging Kurban
“Iduladha mengajarkan kita tentang kepedulian sosial, rasa empati, dan pentingnya membantu sesama."
"Kami ingin para pengurus OSIS memiliki jiwa sosial yang kuat, tidak hanya aktif di lingkungan sekolah, tetapi juga hadir untuk masyarakat,” ujar Ronanti kepada wartawan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada prestasi akademik.
Sekolah juga memiliki tanggung jawab membentuk generasi muda yang berkarakter, peduli terhadap lingkungan sosial, dan memiliki jiwa pengabdian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

