Daya Motor

Kebakaran Kebun Jati di Kuningan Diduga Sengaja Ulah OTK

Kebakaran Kebun Jati di Kuningan Diduga Sengaja Ulah OTK

Kebakaran kebun jati di Kuningan menghanguskan 2 hektare lahan di Desa Bendungan. Kebakaran diduga sengaja dibakar OTK, Damkar bergerak cepat.-Istimewa -Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Peristiwa kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan

Kali ini, kobaran api melahap area kebun pohon jati milik warga di Desa Bendungan, Kecamatan Lebakwangi. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar dua hektare.

Insiden tersebut langsung mendapat perhatian petugas setelah adanya laporan dari masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. 

Warga melihat asap tebal dan kobaran api yang terus membesar di area kebun jati sehingga segera melaporkannya kepada Pemerintah Desa Bendungan.

BACA JUGA:8 Mobil Bekas Nyaman untuk Perjalanan Jauh, Favorit Keluarga dengan Kabin Luas

BACA JUGA:Dongkrak Minat Baca, Microlibrary Alun-Alun Kejaksan Cirebon Kembali Diaktifkan

Mendapat informasi tersebut, pihak desa bergerak cepat dengan menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan guna meminta bantuan penanganan darurat.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.

“Begitu laporan masuk, petugas segera menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujarnya.

Sebanyak enam personel pemadam kebakaran diterjunkan dalam operasi tersebut. 

BACA JUGA:Terbaru! Realme P4R Tawarkan Performa Tangguh, Tahan Air IP65 dan Kamera 50MP

BACA JUGA:Suka Berbagi Gemar Menolong, 5 Shio Ini Diyakini Punya Rezeki Berlimpah Sepanjang 2026

Berkat respons cepat petugas, kobaran api yang membakar lahan seluas sekitar dua hektare berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih 25 menit.

Kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam mencegah api merembet ke area lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait