Daya Motor

Peternak di Kuningan Menangis, Usaha Bertahun-Tahun Ludes Dilalap Api Jelang Subuh

Peternak di Kuningan Menangis, Usaha Bertahun-Tahun Ludes Dilalap Api Jelang Subuh

Musibah kebakaran terjadi menjelang waktu subuh di sebuah kandang ternak milik Andi (47), waarga Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, Rabu 17 Juni 2026.-Agus Sugiarto-RADARCIREBON.COM

KUNINGAN, RADARCIREBON.COMMusibah kebakaran yang terjadi menjelang waktu subuh membawa duka mendalam bagi Andi (47), seorang peternak asal Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan.

Usaha peternakan yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan keluarganya ludes dilalap api pada Rabu 17 Juni 2026 dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, kandang ayam dan puyuh milik Andi hangus terbakar bersama ribuan ternak yang berada di dalamnya. Kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:Kebakaran Kebun Jati di Kuningan Diduga Sengaja Ulah OTK

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, kobaran api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bangunan kandang.

Berdasarkan keterangan pemilik, sekitar pukul 02.00 WIB Andi sempat meninggalkan area peternakan untuk pulang ke rumah.

Ia berniat beristirahat sejenak sekaligus mengambil kopi sebelum kembali melakukan aktivitas di kandang.

Namun, hanya berselang dua jam kemudian, dirinya mendapat kabar mengejutkan dari warga sekitar yang melihat kobaran api membakar kandang ternaknya.

“Pemilik kandang mendapat informasi dari warga bahwa kandangnya terbakar. Setelah menerima kabar tersebut, yang bersangkutan langsung menuju lokasi,” ujar Andri.

Mendengar informasi itu, Andi bergegas mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di sana, ia mendapati api sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan kandang.

Bersama warga sekitar, ia berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Air yang tersedia di sekitar lokasi digunakan untuk mengurangi kobaran api agar tidak semakin meluas.

BACA JUGA:Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar, Kebakaran Rumah di Losari Cirebon Tewaskan Pria 71 Tahun

Namun, besarnya kobaran api membuat upaya pemadaman manual tidak membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, api terus menjalar ke seluruh bagian bangunan kandang yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.

Melihat situasi semakin berbahaya, salah seorang warga bernama Abdurahim segera menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait