Daya Motor

Revitalisasi Gedung Setda Butuh Waktu 2 Tahun

Revitalisasi Gedung Setda Butuh Waktu 2 Tahun

Sekda Iing Daiman-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Proses kepindahan kantor Sekretariat Daerah ke Grage City Mall (GCM) hampir dipastikan akan dimulai bulan Juli mendatang.

Untuk kesiapan kepindahan, Sekretaris Daerah (Sekda) baru-baru ini melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar operasional kantor. Kabarnya Setda akan berkantor  di GCM diprediksi hingga 2 tahun, karena revitalisasi gedung setda kabarnya butuh waktu 2 tahun.

Sekda Iing Daiman kepada Radar Cirebon menyampaikan saat ini fokus pengerjaan sedang diarahkan pada penarikan instalasi jaringan listrik serta jaringan internet dalam gedung.

Meski akses utama kabel fiber optic dari luar telah mencapai area depan GCM, kata Iing, tapi pemasangan internal masih memerlukan penyesuaian teknis di beberapa titik. Target penyelesaian infrastruktur ini diharapkan rampung pada akhir bulan ini.

BACA JUGA:Angkot Terguling, Sopir Pura-pura Kesurupan, Saksi: Kalah Mamaungan!

Iing menyampaikan bahwsannya Gedung baru yang memanfaatkan area kerja seluas lebih dari 3.000 meter persegi ini akan mengusung konsep ruang kerja terbuka (open space). Area kerja pegawai nantinya hanya akan dibatasi sekat setengah badan dan bukan berupa ruangan tertutup.

Konsep ini sengaja dipilih dengan tujuan utama meningkatkan efisiensi anggaran daerah serta menciptakan ruang komunikasi yang lebih interaktif dan nyaman antarpegawai. Kendati demikian, ruang kerja khusus seperti ruang Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda), serta ruang rapat utama akan tetap dibuat terpisah secara tertutup.

Sekda menegaskan Seluruh pengerjaan dan pengelolaan gedung ini diketahui berada di bawah kendali penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Terkait durasi penempatan atau proyeksi penggunaan gedung GCM secara menyeluruh, pihak pemerintah daerah memperkirakan kompleks ini akan dimanfaatkan secara intensif untuk jangka waktu yang cukup lama, dengan estimasi awal sekitar dua tahun atau lebih, bergantung pada detail teknis yang dikelola oleh pihak provinsi.
“kemungkinan sekitar 2 tahun, tergantung detail teknis,” pungkasnya. (abd)

BACA JUGA:Hari Ini, Kota dan Kabupaten Cirebon Mati Lampu Lagi, WFH ASN Terganggu

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: