Daya Motor

Program SSK KDM Mulai Berjalan di Cirebon, Siswa Dapat Subsidi SPP

Program SSK KDM Mulai Berjalan di Cirebon, Siswa Dapat Subsidi SPP

Kepala SMK Nasional Kota Cirebon, Didik Budiarto ST MEng.-Abdullah-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Program Sekolah Swasta Kerja Sama yang digagas KDM mulai berjalan di Cirebon. 

Salah satu sekolah yang telah bergabung dalam program tersebut adalah SMK Nasional Kota Cirebon

Meski implementasinya baru dimulai pada tahun ajaran baru, pihak sekolah menyambut positif kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut karena dinilai dapat membuka akses pendidikan bagi siswa yang tidak lolos ke sekolah negeri.

Kepala SMK Nasional Kota Cirebon, Didik Budiarto ST MEng, mengatakan program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) mulai menunjukkan dampaknya pada proses Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ini. 

BACA JUGA:Gugatan PKPU Kandas, Bupati Imron Menang di Pengadilan Niaga Jakarta

BACA JUGA:Majalengka Genjot IPM dan Rata-Rata Lama Sekolah, 500 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi

Sejumlah calon siswa yang sebelumnya tidak diterima di SMA maupun SMK negeri memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta melalui skema tersebut.

"Hingga saat ini sudah ada tiga siswa yang diterima melalui program SSK," ujar Didik, Selasa (30/6/2026).

Menurut Didik, jumlah tersebut memang belum terlalu besar. Namun, pihak sekolah optimistis angka pendaftar akan terus bertambah seiring semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui adanya program bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Program SSK sendiri menjadi salah satu upaya Pemprov Jabar untuk memperluas akses pendidikan bagi lulusan SMP yang belum memperoleh bangku di sekolah negeri. 

BACA JUGA:Antrean Pertalite di Cirebon Mengular, Dampak Kenaikan Harga Pertamax Mulai Terasa

BACA JUGA:Main Game Bebas Khawatir, Ini 7 Pilihan HP 2 Jutaan untuk Gaming Lancar, Support RAM Hingga 16 GB

Melalui program ini, pemerintah bekerja sama dengan sekolah swasta agar siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya yang tinggi.

Berdasarkan informasi yang diterima sekolah, setiap siswa peserta program akan memperoleh bantuan biaya pendidikan sebesar Rp1,5 juta yang diperuntukkan bagi biaya Penerimaan Murid Baru (PMB) atau Dana Sumbangan Pendidikan (DSP).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait