Daya Motor

MPLS SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Implementasi Adab

MPLS SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Implementasi Adab

PENDIDIKAN KARAKTER: SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon memanfaatkan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 untuk memperkuat pendidikan karakter melalui program Implementasi Adab.-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - SMA Islam Al Azhar 5 CIREBON memanfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk memperkuat pendidikan karakter melalui program Implementasi Adab.

Kegiatan berlangsung selama lima hari, 13-17 Juli 2026, mengacu pada pedoman Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar dan Kementerian Pendidikan.

Kepala SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon, Nur Wahyudin, mengatakan minat masyarakat terus meningkat. Tahun ini terdapat 174 pendaftar, dengan 121 siswa telah melakukan daftar ulang.

Jumlah tersebut naik dibanding tahun lalu yang hanya 82 siswa, meski empat siswa mengundurkan diri karena memilih bersekolah di SMA negeri.

BACA JUGA:TRAGIS! Jasad Pria Ditemukan di Dasar Sumur, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Menurutnya, sekitar 70 persen siswa baru berasal dari luar Kota Cirebon, bahkan dari luar Pulau Jawa seperti Sumatra dan Kalimantan.

Pada tahun-tahun sebelumnya, sekolah juga menerima siswa dari Papua. Kondisi ini menunjukkan semakin luasnya kepercayaan masyarakat terhadap SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon.

Nur Wahyudin menjelaskan, pembentukan karakter menjadi prioritas utama melalui program Implementasi Adab yang diterapkan di seluruh SMA Islam Al Azhar di Indonesia.

"Kami ingin lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki adab yang baik. Karena itu, Implementasi Adab menjadi program utama di sekolah," ujarnya.

BACA JUGA:Ribuan Hektare Sawah di Majalengka Terancam Kekeringan, Petani Mulai Kesulitan Air

Selain pendidikan karakter, sekolah juga mengembangkan pelestarian budaya Cirebon melalui berbagai kegiatan dan ekstrakurikuler.

SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon juga berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang optimal dengan mengakomodasi minat dan bakat siswa di bidang akademik maupun nonakademik.

Komitmen tersebut didukung tenaga pendidik berkualifikasi S1 dan S2, dengan dua guru yang sedang menempuh studi magister.

Bahkan, salah satu karya ilmiah guru sekolah ini telah dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi Scopus Q1, sebagai bukti peningkatan kualitas sumber daya pendidik. (abd/adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait