FIFA Selidiki Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Paredes Terancam Sanksi Berat
FIFA World Cup Logo-Instagram/@fifaworldcup-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Federation Internationale de Football Association (FIFA) resmi mengambil langkah tegas menyusul kericuhan yang terjadi setelah laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol kontra Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu 19 Juli 2026 kemarin.
Berdasarkan laporan Reuters pada Selasa 21 Juli 2026, badan sepak bola dunia tersebut telah menunjuk jaksa disiplin dan etik untuk melakukan penyelidikan terhadap insiden yang melibatkan para pemain dari kedua tim usai pertandingan berakhir.
Keributan pecah sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Insiden bermula ketika gelandang Argentina, Leandro Paredes, melakukan tindakan kasar terhadap dua pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi.
BACA JUGA:Jika Menang Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030, Begini Faktanya
Aksi tersebut langsung memancing reaksi keras dari para pemain Spanyol. Situasi pun memanas hingga berubah menjadi saling dorong dan nyaris berujung perkelahian massal di tengah lapangan.
Sejumlah pemain dan ofisial dari kedua kubu berusaha meredakan ketegangan.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bahkan terlihat turun langsung ke lapangan untuk menenangkan para pemainnya agar situasi tidak semakin memburuk.
Laporan serupa juga disampaikan media asal Inggris, Sky Sports.
Dalam laporannya disebutkan bahwa FIFA akan mengusut seluruh rangkaian insiden, termasuk tindakan Leandro Paredes yang berujung kartu merah dari wasit Slavko Vincic.
BACA JUGA:Karang Taruna dan Pemcam Pangenan Sukses Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar bagi FIFA untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran disiplin yang berpotensi berujung pada sanksi tambahan bagi pemain maupun pihak lain yang terlibat.
Di luar insiden tersebut, pertandingan final berlangsung sengit. Spanyol tampil dominan sejak awal pertandingan dan mampu memberikan tekanan kepada Argentina yang datang dengan status sebagai juara bertahan Piala Dunia.
Meski menguasai jalannya pertandingan, La Roja gagal mencetak gol sepanjang waktu normal.
Skor 0-0 bertahan hingga 90 menit sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

