Daya Motor

TRIKARSA Fest 2026 Digelar di Cirebon 14-17 Agustus, Ini Rangkaian Acaranya

TRIKARSA Fest 2026 Digelar di Cirebon 14-17 Agustus, Ini Rangkaian Acaranya

TRIKARSA Fest 2026 digelar di Grage Mall Cirebon pada 14-17 Agustus 2026, menghadirkan UMKM, kompetisi kreatif, QRIS Tap, GPM Online, dan hiburan menarik.-Apridista Siti Ramdhani-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon kembali memperkuat kolaborasi ekonomi di wilayah Ciayumajakuning melalui TRIKARSA Fest 2026.

Festival yang menggabungkan potensi ekonomi, budaya, kreativitas, serta perkembangan sistem pembayaran digital tersebut akan digelar selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Agustus 2026 di Grage Mall Cirebon.

Mengusung tema “Satukan Tekad, Sinergi Ciptakan Peluang”, TRIKARSA Fest 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat untuk menciptakan peluang ekonomi baru.

Kepala KPw BI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, mengatakan pertumbuhan ekonomi daerah membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. 

BACA JUGA:6 Ramalan Shio yang Akan Kaya Raya di 2026 Sepanjang Bulan Agustus - September, Siap Banjir Hoki?

Karena itu, TRIKARSA Fest 2026 dirancang tidak sekadar menjadi festival hiburan, tetapi juga menjadi wadah penguatan ekosistem ekonomi di kawasan Ciayumajakuning.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan penggabungan sejumlah agenda tahunan Bank Indonesia, yakni Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF), Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI), dan Pekan QRIS Nasional (PQN).

“TRIKARSA Fest 2026 merupakan gabungan dari event yang setiap tahun kami gelar. Tahun ini tentunya akan lebih meriah dan beragam,” ujar Wihujeng.

37 Program Selama Empat Hari

BACA JUGA:Abrasi Telan 50 Hektare Lahan Garam di Cirebon, Petani Kehilangan Mata Pencaharian

TRIKARSA Fest 2026 akan menghadirkan sedikitnya 37 program yang berlangsung selama empat hari. 

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menyentuh berbagai sektor, mulai dari pengembangan UMKM, industri kopi, ekonomi kreatif, kompetisi, edukasi keuangan hingga digitalisasi pembayaran.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah business matching. Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli atau buyer sehingga diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM.

Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan berbagai produk UMKM yang dipamerkan selama festival. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait