Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jabar, Simak Pesan KDM
Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat Jabar siapkan PJJ, posko pengungsian, layanan kesehatan, serta imbauan perlindungan bagi warga.-Humas Jabar-
RADARCIREBON.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi menyebar ke sejumlah wilayah.
Langkah perlindungan masyarakat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ), penghentian sementara aktivitas luar ruangan, penyiapan posko pengungsian hingga penguatan layanan kesehatan.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat Jawa Barat terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan pada 6 September 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, penerapan PJJ menjadi salah satu langkah untuk melindungi peserta didik dan seluruh warga di lingkungan satuan pendidikan dari paparan abu vulkanik.
Sekolah Diminta Waspadai Sebaran Abu Vulkanik
Sekolah di wilayah yang mengalami sebaran abu vulkanik dengan intensitas tinggi diminta meningkatkan kewaspadaan.
Kepala sekolah dapat menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka maupun aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara dinilai berpotensi membahayakan kesehatan.
PJJ menjadi pilihan ketika kondisi lingkungan tidak memungkinkan kegiatan belajar berlangsung secara aman.
BACA JUGA:PSI Kabupaten Cirebon Resmikan Kantor DPD, Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
Kebijakan ini terutama ditujukan untuk mengurangi paparan partikel abu vulkanik terhadap anak-anak dan tenaga pendidik.
Selain sekolah, pemerintah daerah juga diminta memastikan informasi mengenai kualitas udara dan kondisi lingkungan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.
Dampak Abu Vulkanik Jadi Perhatian Layanan Kesehatan
Pemprov Jabar juga memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi berbagai gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

