Daya Motor

Tarif Parkir SOR Watubelah Cirebon Disorot, Kadispora: Itu Urusan KONI

Tarif Parkir SOR Watubelah Cirebon Disorot, Kadispora: Itu Urusan KONI

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra SE MAP.-Samsul Huda-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon menyatakan bahwa tingginya tarif parkir SOR Watubelah merupakan tanggung jawab KONI sebagai pengelola.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra SE MAP, mengatakan meski aset SOR Watubelah merupakan milik Dispora, pengelolaan sejumlah fasilitas di dalamnya, termasuk lahan parkir, telah dikerjasamakan dengan KONI.

“Gedung memang punya Dispora, tapi saat ini dikelola KONI. Jadi kaitan dengan tarif parkir saya tidak bisa menjawab,” kata Jois saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/9/2026).

Pengelolaan SOR Watubelah Dikerjasamakan dengan KONI

BACA JUGA:Tarif Parkir SOR Watubelah Cirebon Bikin Kaget, Benarkah KONI Lakukan Pungli?

BACA JUGA:5 Tanaman Hias Estetik untuk Sudut Ruang Tamu, Bikin Rumah Makin Nyaman, Ada Tanaman Pembawa Hoki

Jois menjelaskan, lahan parkir dan lapangan sepak bola di SOR Watubelah saat ini dikelola melalui kerja sama dengan KONI Kabupaten Cirebon.

Kerja sama tersebut menggunakan sistem kontrak selama lima tahun. Meski demikian, pembayaran dilakukan setiap tahun.

Nilai kerja sama pengelolaan SOR Watubelah

Berikut rincian nilai kerja sama yang disampaikan Dispora Kabupaten Cirebon:

BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan Suguhkan Enam Fase Sejarah

BACA JUGA:AKSARA Jabar 2026 Digelar di Cirebon, Pemkot Dorong UMKM Tembus Pasar Lebih Luas

  • Nilai pembayaran mencapai Rp71 juta per tahun.
  • Masa kerja sama berlangsung selama lima tahun.
  • Total nilai kontrak selama lima tahun mencapai Rp355 juta.
  • Pembayaran menjadi bagian dari penerimaan daerah melalui Dispora.

Menurut Jois, konsekuensi pengelolaan dan keuntungan maupun kerugian dari kegiatan tersebut menjadi tanggung jawab pihak yang mengelola, dalam hal ini KONI.

“Mau rugi atau tidak itu sudah jadi tanggung jawab mereka (KONI), bukan lagi Dispora. Yang penting bagi kami ada pendapatan yang masuk ke kas daerah,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait