Daya Motor

Bukan Cuma Tarif Parkir, DPRD Akan Bongkar Pengelolaan Aset SOR Watubelah

Bukan Cuma Tarif Parkir, DPRD Akan Bongkar Pengelolaan Aset SOR Watubelah

Stadion Olahraga (SOR) Watubelah, Kabupaten Cirebon.-Seno Dwi Prianto-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMDPRD Kabupaten Cirebon panggil KONI bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), pekan depan.

Pemanggilan ini berkaitan dengan polemik tarif parkir Stadion Olahraga (SOR) Watubelah.

Namun demikian, DPRD memastikan bahwa pemanggilan tersebut tidak hanya membahas tarif parkir yang dinilai terlalu tinggi. 

DPRD juga akan meminta penjelasan mengenai pengelolaan SOR Watubelah yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Cirebon.

BACA JUGA:Soal KPBU APJ Kota Cirebon, Rafi: Jangan Ingin Terlihat Terang tapi APBD Gelap

BACA JUGA:BGN Perluas Program MBG, Sekolah di Wilayah 3T dan Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr Sophi Zulfia SH MH mengatakan pihaknya mengetahui persoalan tarif parkir tersebut dari pemberitaan media.

Tarif yang sempat dikeluarkan pengelola menuai sorotan karena mencapai Rp4 ribu untuk sepeda motor, Rp10 ribu untuk mobil, Rp15 ribu untuk mobil box, dan Rp25 ribu untuk bus.

Padahal, tarif tersebut tidak sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). 

Dalam perda tersebut, tarif parkir ditetapkan Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp5 ribu untuk mobil.

BACA JUGA:Wali Kota Edo Keukeuh KPBU Menguntungkan, Pemkot Cirebon Disebut Bisa Punya Aset Tanpa Modal

“Tarif parkir yang ramai di media itu dikeluhkan oleh warga. Sebab, tarif parkirnya Rp4.000 untuk satu unit motor,” ujar Sophi kepada Radar Cirebon, Kamis (10/9/2026).

DPRD Kabupaten Cirebon Akan Panggil KONI dan OPD Terkait

Sophi memastikan DPRD tidak hanya memanggil KONI Kabupaten Cirebon. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait