Kapan Operasi Katarak Harus Dilakukan? Kenali Waktu yang Tepat!
Kapan Operasi Katarak Harus Dilakukan? Kenali Waktu yang Tepat!-KMN Eye Care-Radar Cirebon
RADARCIREBON.COM-Awalnya mungkin hanya tulisan di ponsel yang terasa sedikit buram. Lama-kelamaan, lampu kendaraan di malam hari mulai tampak lebih menyilaukan, atau Anda merasa harus berkali-kali mengganti ukuran kacamata. Banyak orang menganggap keluhan seperti ini sebagai bagian dari proses penuaan. Padahal, bisa jadi itu merupakan tanda katarak yang mulai memengaruhi kualitas penglihatan.
Sayangnya, masih banyak yang memilih menunda pemeriksaan karena percaya bahwa katarak harus "matang" sebelum dioperasi. Akibatnya, tidak sedikit pasien baru berkonsultasi ketika penglihatannya sudah jauh lebih terganggu dan aktivitas sehari-hari mulai terasa tidak nyaman.
Faktanya, anggapan tersebut tidak lagi sepenuhnya benar. Berkat kemajuan teknologi operasi katarak, dokter kini dapat merekomendasikan tindakan lebih dini apabila katarak sudah memengaruhi kualitas penglihatan atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
Lalu, kapan sebenarnya operasi katarak perlu dilakukan? Apakah setiap orang yang didiagnosis katarak harus segera menjalani operasi, atau ada kondisi tertentu yang masih dapat dipantau? Simak penjelasannya berikut ini.
BACA JUGA:Perpani Kabupaten Cirebon Raih Emas di PATC 2026 Bandung, Jadi Modal Jelang Porprov
Apa Itu Katarak?
Katarak adalah kondisi ketika lensa alami mata yang seharusnya jernih berubah menjadi keruh. Akibatnya, cahaya yang masuk ke mata tidak dapat difokuskan dengan baik ke retina sehingga penglihatan terasa buram, berkabut, atau tidak setajam biasanya.
Kondisi ini paling sering terjadi sebagai bagian dari proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, protein di dalam lensa mata mengalami perubahan sehingga perlahan membentuk kekeruhan. Meski demikian, katarak tidak hanya dialami oleh lansia. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh diabetes, cedera pada mata, penggunaan obat kortikosteroid dalam jangka panjang, paparan sinar ultraviolet, hingga faktor bawaan sejak lahir.
Yang perlu dipahami, katarak umumnya berkembang secara perlahan. Pada tahap awal, keluhannya mungkin terasa ringan sehingga sering kali dianggap sebagai perubahan penglihatan biasa. Padahal, seiring waktu, kekeruhan pada lensa akan semakin bertambah dan mulai memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Gejala yang muncul bisa berbeda pada setiap orang. Namun, beberapa keluhan yang paling sering dirasakan meliputi:
Penglihatan buram atau berkabut.
Mata lebih mudah silau, terutama saat melihat lampu di malam hari.
Warna terlihat lebih pudar atau kusam.
BACA JUGA:Punya Tekanan Darah Tinggi? Ketahui Manfaat dan Risiko Minum Air Kelapa
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

