Semifinal Cilimus Cup Ricuh, Linggarmekar Pilih Tak Hadir di Laga Ulang
Semifinal Cilimus Cup antara Linggarmekar dan Mandirancan ricuh.-Hasil tangkapan layar-
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Semifinal turnamen sepak bola Cilimus Cup antara Tunas Mekar FC Linggarmekar dan Mandirancan berakhir dengan kericuhan.
Pertandingan yang berlangsung sengit itu bahkan harus dihentikan wasit pada menit ke-52.
Saat pertandingan dihentikan, Mandirancan masih berada dalam posisi unggul 2-0 atas Tunas Mekar FC Linggarmekar.
BACA JUGA:Event Boxing–Kickboxing Jogol Kuningan Cup 2025 Sukses Sedot Antusias Atlet dan Penonton
Kericuhan disebut mulai terjadi pada menit ke-47. Insiden diawali pelanggaran di tengah pertandingan yang kemudian memicu protes dari pemain kedua kesebelasan.
Situasi yang semula berupa perdebatan antarpemain berkembang menjadi adu mulut. Kondisi kemudian memanas hingga terjadi dugaan aksi pemukulan.
Pemain Mandirancan yang disebut telah menerima kartu merah juga terlibat dalam insiden tersebut.
Kericuhan semakin sulit dikendalikan setelah sejumlah penonton, official, serta petugas keamanan masuk ke area lapangan.
Melihat situasi yang tidak lagi kondusif, wasit akhirnya memutuskan menghentikan pertandingan pada menit ke-52.
Kepala Dusun Sawahrangru sekaligus bagian dari Tunas Mekar FC Linggarmekar, Wahyudi, mengatakan pihaknya kemudian meminta panitia turnamen mengambil keputusan dengan mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan.
BACA JUGA:Bupati Dian Ungkap 5 Pemain Muda Bupati Cup 2026 yang Layak Masuk Skuad Pesik Kuningan
Menurut Wahyudi, salah satu opsi yang disampaikan pihaknya adalah memberikan sanksi tegas, termasuk kemungkinan diskualifikasi terhadap tim yang dinilai terlibat dalam kericuhan.
Linggarmekar Tak Hadiri Laga Ulang
Setelah pertandingan dihentikan, panitia bersama pihak-pihak terkait melakukan pertemuan untuk membahas kelanjutan semifinal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

