Program Jabar Sakola Diluncurkan, Ada 4 Bantuan Pendidikan untuk Cegah Anak Putus Sekolah
Program Jabar Sakola hadir dengan empat skema bantuan pendidikan bagi siswa SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat untuk mencegah putus sekolah.-Disdik Jabar -
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar menghadirkan terobosan baru di bidang pendidikan melalui Program Jabar Sakola (PJS).
Program ini disiapkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah di Jabar.
Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menyediakan sejumlah skema bantuan yang menyasar siswa SMA, SMK, dan SLB dengan kondisi ekonomi yang membutuhkan dukungan.
BACA JUGA:Pemprov Jabar Usulkan Modal PT BIJB Naik Jadi Rp8 Triliun, Perangkat Daerah Juga Dipangkas
Sosialisasi Program Jabar Sakola berlangsung di Aula Dewi Sartika, Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Kamis 1 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh bidang di lingkungan Disdik Jabar serta perwakilan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I hingga XIII.
Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar, Mohammad Ibrahim, mengatakan Program Jabar Sakola merupakan pengembangan sekaligus transformasi dari program beasiswa pendidikan yang sebelumnya telah berjalan.
Menurutnya, salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan PJS adalah memastikan bantuan diterima oleh siswa yang benar-benar membutuhkan.
Karena itu, Disdik Jabar melakukan pemadanan data calon penerima dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya penerima bantuan ganda dengan program pemerintah pusat, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).
"Harapan kami, melalui kesempatan ini kita semua dapat memahami dan melaksanakan program kebijakan Gubernur ini dengan sebaik-baiknya."
"Sehingga, bantuan pendidikan benar-benar dirasakan oleh siswa yang membutuhkan," kata Mohammad Ibrahim.
BACA JUGA:Demi Efisiensi, Sejumlah OPD Pemprov Jabar Akan Disatukan Mulai Tahun Depan
Sementara itu, Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar, Ai Nurhasan, menegaskan pentingnya proses verifikasi agar pelaksanaan Program Jabar Sakola tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

