Daya Motor

Untag Cirebon Gelar PKPA Angkatan IV, Setahun 2 Kali

Untag Cirebon Gelar PKPA Angkatan IV, Setahun 2 Kali

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Cirebon menggelar PKPA angkatan IV. Resmi dibuka, pada Sabtu (4/10)-Cecep Nacepi-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Cirebon kembali menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Kegiatan PKPA angkatan IV tersebut resmi dibuka, pada Sabtu (4/10) dan akan berlangsung beberapa pekan kedepan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon dalam mencetak calon Advokat yang profesional, berintegritas, serta memiliki kesiapan menghadapi perkembangan hukum nasional.

Ketua Panitia PKPA Angkatan IV, Dr. Hermanto, SH, MH, mengatakan penyelenggaraan PKPA telah menjadi komitmen Fakultas Hukum Untag Cirebon. Dalam satu tahun, pihaknya menyelenggarakan pendidikan khusus profesi Advokat sebanyak dua kali.

“Ini menjadi komitmen kami. Dalam satu tahun kami menyelenggarakan dua kali pendidikan khusus profesi Advokat, yang merupakan kerja sama Untag Cirebon dengan DPN Peradi Pusat di Jakarta,” ujar Hermanto.

BACA JUGA:Diduga Ada Pelatihan Terorisme, Densus 88 Tangkap 11 Tersangka

Menurutnya, peserta PKPA tidak hanya dituntut mengikuti proses pembelajaran, tetapi juga harus memiliki kemampuan yang memadai untuk mengikuti tahapan selanjutnya hingga menjadi calon advokat.

Ia menyebut, pada penyelenggaraan PKPA angkatan sebelumnya, seluruh peserta yang mengikuti ujian dinyatakan lulus. Meski demikian, terdapat beberapa peserta yang harus mengikuti ujian ulang.

Ia menegaskan, proses untuk menjadi advokat tidak sekadar ditentukan dari kehadiran selama pendidikan. Standar yang diterapkan Peradi, tetap mengedepankan kemampuan dan kompetensi peserta.

“Untuk lulus menjadi calon advokat tidak serta-merta hanya mengikuti pendidikan, absen, kemudian pasti lulus. Peradi tidak mengenal kompromi. Yang menjadi ukuran adalah kemampuan peserta,” tegasnya.

BACA JUGA:Kebocoran Pipa Pertamina di Indramayu, 808 Warga Akhirnya Dapat Kompensasi

Dalam pelaksanaan PKPA, Untag Cirebon juga menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai daerah, mulai dari Cirebon, Jakarta, Bekasi hingga Purwokerto. Para pemateri tersebut dinilai memiliki pengalaman dan kompetensi di tingkat nasional.

Hermanto mengatakan, keberagaman latar belakang pemateri menjadi salah satu upaya Untag Cirebon memberikan pembelajaran yang komprehensif kepada para peserta.

“Materi dan pemateri yang kami hadirkan tidak dalam konteks biasa-biasa saja, tetapi memiliki perspektif nasional. Kami ingin peserta mendapatkan pengalaman dari para pemateri yang cukup mumpuni di level nasional,” katanya.

Selain materi teoritis, PKPA juga memberikan pembekalan yang bersifat substantif dan berkaitan dengan praktik hukum yang banyak dijumpai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut diharapkan dapat membantu peserta menghadapi tahapan ujian sekaligus menjadi bekal ketika menjalankan profesi advokat.

BACA JUGA:Terminal Wisata Paniis Kuningan Aktif Lagi, Jadi Transit Bus Besar

Sementara itu, ujian profesi advokat dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember, mendatang. Para peserta PKPA angkatan IV diharapkan dapat mengikuti tahapan tersebut setelah menyelesaikan seluruh proses pendidikan.

PKPA Angkatan IV Untag Cirebon diikuti 13 peserta dengan latar belakang profesi yang beragam. "Ada 13 peserta. Mereka berasal dari kalangan kepolisian, perusahaan, legal officer, wirausaha, perdagangan, kehutanan, hingga sektor developer," ujarnya.

Keberagaman latar belakang peserta tersebut menjadi modal tersendiri dalam proses pembelajaran karena para peserta memiliki pengalaman dan perspektif berbeda yang dapat saling melengkapi selama mengikuti pendidikan.

Sementara itu, Rektor Untag Cirebon Dr. Hj.Erna, Dra, M.Si, menyampaikan bahwa keberlanjutan program PKPA Angkatan IV merupakan komitmen pihaknya dalam mencetak produk hukum yang berkualitas.  Utamanya mencetak advokat yang berkualitas.

BACA JUGA:Head to Head Indonesia VS Thailand, 35 Laga Jadi Saksi, Final FIFA ASEAN Cup 2026 Siap Menanti

"Ini komitmen kami untuk mencetak advokat yang berkualitas, karena hampir 100 persen yang ikut murni lulus semua," terangnya. (cep)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: