Beli Emas Rp2,58 Juta, Buyback Cuma Rp2,39 Juta: Kenapa Bisa Begitu?
Pahami perbedaan harga beli dan buyback emas, penyebab spread, cara menghitung selisih, serta hal penting yang perlu dicek sebelum menjual emas.-Robert Lens-pexels.com
RADARCIREBON.COM – Jangan buru-buru menganggap harga emas yang naik berarti otomatis untung.
Ada satu angka penting yang perlu diperhatikan investor, yakni harga buyback.
Emas menjadi salah satu aset yang banyak dipilih masyarakat untuk menyimpan nilai sekaligus berinvestasi.
Selain dalam bentuk perhiasan, emas tersedia dalam bentuk batangan yang dapat dijual kembali ketika pemilik membutuhkan dana atau ingin merealisasikan keuntungan.
BACA JUGA:Bukan Cuma Gengsi, 6 Fitur iPhone Ini Bikin Content Creator Kepincut
BACA JUGA:Kebocoran Pipa Pertamina di Indramayu, 808 Warga Akhirnya Dapat Kompensasi
Namun, harga jual kembali emas tidak selalu sama dengan harga ketika pertama kali dibeli.
Perbedaan tersebut berkaitan dengan spread, yakni selisih antara harga beli dan harga buyback.
Di sisi lain, harga emas juga dapat berubah mengikuti kondisi pasar.
Akibatnya, nilai yang diterima saat menjual emas belum tentu sama dengan modal yang dikeluarkan ketika membeli.
BACA JUGA:Murah Bukan Berarti Pelan, 3 Motor Listrik Ini Bisa Melaju Kencang, Ada yang 95 Km/Jam
Lantas, apa sebenarnya perbedaan harga beli dan harga buyback emas? Apakah selisih keduanya berarti pemilik emas langsung mengalami kerugian?
Apa Itu Harga Beli dan Harga Buyback Emas?
Harga beli merupakan nilai yang dibayarkan seseorang ketika membeli emas dari penjual.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

