Daya Motor

135 Mahasiswa FKIP UNU Cirebon PPL di 15 Sekolah

135 Mahasiswa FKIP UNU Cirebon PPL di 15 Sekolah

Pelepasan peserta PPL mahasiswa FKIP UNU Cirebon di Aula Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kamis (22/10/2026).-Ade Gustiana-Radar Cirebon

CIREBON,RADARCIREBON.COM- Sebanyak 135 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sejumlah sekolah di Kota dan Kabupaten Cirebon.

Mereka disiapkan untuk menerapkan ilmu perkuliahan sekaligus mengenal langsung dinamika pembelajaran di sekolah.

Pelepasan peserta PPL digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kamis (22/10/2026). Mahasiswa akan menjalani praktik selama kurang lebih tiga bulan pada semester ganjil tahun ini.

Dekan FKIP UNU Cirebon, Dr Mikkey Anggara Suganda MOr menjelaskan, peserta berasal dari empat program studi, yakni Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Fisika, serta Pendidikan Bimbingan dan Konseling.

BACA JUGA: Dari Karhutla hingga Keracunan MBG, Ini Tuntutan Mahasiswa di DPRD Kota Cirebon

Dalam penempatannya, mahasiswa PGSD tersebar di sekitar tujuh sekolah dasar di Kota Cirebon. Sementara itu, di Kabupaten Cirebon terdapat sekitar delapan sekolah yang menjadi lokasi PPL. Dengan demikian, program ini melibatkan sekitar 15 sekolah.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, siswa mendapatkan bekal melalui perkuliahan teori dan praktik. Mereka juga mengikuti pembekalan selama dua hari di Hotel Cordela yang diselenggarakan pihak fakultas bersama panitia pelaksana dan dibuka Rektor UNU Cirebon Prof Dr Drs H Farihin Nur MPd.

Mahasiswa yang mengikuti PPL merupakan peserta semester tujuh yang telah memenuhi persyaratan akademik. Selama praktik, mereka akan didampingi dosen pembimbing lapangan dan guru pamong dari sekolah tempat pengugasan.

Mikkey mengatakan, dosen pembimbing lapangan bertugas melakukan observasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan pemantauan tersebut diadakan sekurang-kurangnya enam kali selama masa penempatan.

BACA JUGA: Mahasiswa Desak Kasus Keracunan Pasca Santap Menu MBG Cirebon Diusut Tuntas, Ini Respon DPRD

“Mahasiswa juga dapat berkonsultasi apabila menghadapi kendala dalam menjalankan tugas di sekolah,” ujar Mikkey. 

Menurut Mikkey, salah satu tantangan calon guru saat ini adalah perkembangan teknologi dan kedekatan siswa dengan gawai. Akses informasi yang semakin mudah membuat siswa dihadapkan pada berbagai informasi, baik positif maupun negatif. Oleh karena itu, guru perlu mampu membimbing siswa dalam menyaring informasi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Handi Sugiyanto, tekanan pentingnya kesabaran dan pendekatan yang tepat dalam mendidik siswa. Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga guru perlu menyesuaikan cara mengajar dengan kebutuhan mereka.

Handi juga menilai PPL menjadi kesempatan bagi pelajar dan guru senior untuk saling berbagi pengalaman. Siswa dapat membawa wawasan tentang perkembangan teknologi digital, sedangkan guru senior memiliki pengalaman dalam menghadapi karakter siswa dan mengelola pembelajaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait