Daya Motor

Untag Cirebon Gelar Wisuda Sarjana, Magister dan Diploma

Untag Cirebon Gelar Wisuda Sarjana, Magister dan Diploma

Untag Cirebon Gelar Wisuda 2026: Luluskan 195 Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing Global-Abdullah-radarcirebon

CIREBON,RADARCIREBON.COM-Ratusan mahasiswa sarjana, magister dan diploma mengikuti prosesi wisuda melalui sidang senat terbuka Untag Cirebon, Sabtu (24/10/2026) di Hotel Prima Cirebon. suasana haru terlihat saat proses sidang senat terbuka dengan agenda wisuda dimulai.

Rektor Untag Cirebon, Dr Hj Erna MSi mengatakan hari ini Untag Menggelar Wisudah magister, sarjana dan ahli madya tahun 2026, tercatat sebanyak 195 mahasiswa mengikuti wisuda, dengan wisuda 195 mahasiswa ini kedepan bisa menjadi lulusan unggul, berkarakter dan berdaya saing global. Erna menyampaikan, dari 195 wisudawan ini , terdiri dari 37 wisudawan program Magister, 135 wisudawan S-1 dan 23 wisudawan program Diploma III.

“Hari ini sebanyak 195 mahasiswa diwisuda dari berbagai fakultas,” ujarnya

Erna juga menyampaikan  deretan prestasi yang berhasil ditorehkan mahasiswa Untag Cirebon, diantaranya capaian prestasi mahasiswa bidang olahraga dan seni, antara lain Juara 1 Pencak Silat Ciremai Fest Series 1  Diraih oleh Mahasiswa atas nama Raihan, Juara 1 Turnamen Tinju Semi-Internasional EAGLE Fight  Diraih oleh Mahasiswa atas nama Gusti Nugraha, Juara 3 Pemilihan Jaka Rara Kota Cirebon Diraih oleh Mahasiswa An. Nabila Suratno.

BACA JUGA:Kebakaran Hutan Gunung Nawa Cipanas Berhasil Dipadamkan, BPBD Tegaskan Bukan Imbas Gunung Ciremai

Dalam rangka transformasi pendidikan tinggi, kata Rektor,  di Untag Cirebon berfokus pada 5 pilar strategis, mulai dari fasilitas pendidikan melalui  Peningkatan fasilitas dan infrastruktur agar nyaman, modern, inklusif, serta mendukung penuh kegiatan akademik.

pembelajaran dan magang fokus kepada kompetensi, problem solving dan kepemimpinan magang mahasiuswa telah beralan di Taiwan dan jepang.

Tidak hanya itu, Untag Cirebon juga melakukan kerjasama dan kolaborasi memperkuat kerjasama dengan pemerintah daerah kementrian dan lembaga, dunia usaha dan dunia industri  serta dengan perguruan tinggi lain, organisasi profesi, masyarakat serta berbagai lembaga nasional dan internasional.

Peningkatan kualitas SDM dengan pengembangan profesional dosen dan tenaga kependidikan melalui sertifikasi pelatihan serta pendidikan lanjut.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Kerahkan Heli Water Bombing dan 500 Personil untuk Padamkan Karhutla Gunung Ciremai

Riset dan pengabdian dengan penelitian relevan untuk pengembangan ekonomi pesisir, perikanan, pertanian, UMKM hingga transformasi digital.

Ekosistem Pentahelix melalui kolaborasi antara pemerintah akademisi, dunia usaha masyarakat dan media.

Ketua Pembina Yayasan Penguruan Tinggi Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon, Irjen Pol (Purn) Dr H Agung Makbul SH MH mengatakan, atas nama Yayasan Perguruan Tinggi Unuversitas 17 Agustus 1945 Cirebon, menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang secara resmi menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan saudara-saudara sekalian.

“Selamat kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan, doa, pengorbanan, serta kepercayaan kepada perguruan tinggi hingga putra-putrinya berhasil meraih gelar akademik,” ujar Agung Makbul.

BACA JUGA:Karhutla Gunung Ciremai Hanguskan 60 Hektare Lahan, Medan Terjal dan Krisis Air Jadi Kendala Pemadaman

Agung Makbul menyampaikan bahwasannya Gelar Sarjana dan Magister yang disandang hari ini bukan semata-mata simbol keberhasilan akademik. Gelar tersebut merupakan amanah, tanggung jawab moral, dan tuntutan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“tantangan zaman menuntut lulusan yang lebih dari sekadar memiliki ijazah., Kita sedang hidup dalam era perubahan yang berlangsung sangat cepat.

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, otomatisasi, ekonomi digital, serta keterhubungan global telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi, dan mengambil keputusan.

Dunia kerja tidak lagi hanya membutuhkan seseorang yang memiliki pengetahuan teoretis, tetapi juga menuntut kemampuan berpikir kritis, memecahkan persoalan, beradaptasi, bekerja sama, berkomunikasi, dan menghasilkan inovasi,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: