Asma Keturunan vs Asma Alergi: Perbedaan Penyebab dan Gejalanya
Asma bisa dipengaruhi faktor keturunan, dipicu alergi, hingga diperburuk polusi udara.-Ron Lach -pexels.com
RADARCIREBON.COM – Asma bisa dipengaruhi faktor keturunan, dipicu alergi, hingga diperburuk polusi udara.
Meski sama-sama menyebabkan gangguan pernapasan, ketiganya memiliki peran berbeda yang penting dipahami agar gejala asma lebih mudah dikendalikan.
Asma merupakan gangguan pernapasan yang dapat dialami anak-anak maupun orang dewasa.
Kondisi ini membuat saluran pernapasan menjadi sensitif dan mengalami penyempitan, sehingga penderitanya bisa mengalami sesak napas, batuk, atau mengi, yakni bunyi seperti siulan saat bernapas.
BACA JUGA:Anak Memiliki Riwayat Keluarga Asma? Ini Cara Mencegah Serangan Sejak Dini
BACA JUGA:Asma Keturunan atau Akibat Polusi Udara? Kenali Perbedaan dan Faktor Pemicunya
Namun, masih banyak orang yang menganggap semua jenis asma memiliki penyebab yang sama.
Padahal, munculnya asma dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari genetik dan alergi hingga kondisi lingkungan, termasuk paparan polusi udara.
Asma keturunan dan asma alergi juga kerap dianggap sebagai dua kondisi yang sepenuhnya berbeda.
Padahal, keduanya bisa saling berkaitan. Riwayat asma dalam keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi serupa.
BACA JUGA:Seharian Duduk di Depan Komputer atau Berdiri saat Kerja? Ini 5 Risikonya
BACA JUGA:Cara Beli Samsung Galaxy Z Fold8 Online, Cek Harga, Promo Tukar Tambah, dan Cashback
Sementara itu, asma alergi berkaitan dengan reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap pemicu tertentu, seperti debu, serbuk sari, bulu hewan, dan jamur.
Lantas, apa perbedaan asma keturunan dan asma alergi? Bagaimana polusi udara memengaruhi risiko kambuhnya gejala?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

