Honda Astrea Grand dan Prima Kembali Diburu Kolektor Muda, Ini 5 Alasannya
Honda Astrea Grand dan Prima kembali diburu kolektor muda.-Sarah-Claude Lévesque St-Louis-pexels.com
RADARCIREBON.COM – Motor bebek lawas yang dahulu identik dengan kendaraan harian keluarga kini kembali mencuri perhatian.
Honda Astrea Prima dan Honda Astrea Grand, yang populer pada era 1980-an hingga 1990-an, mulai menjadi incaran kolektor muda.
Tak sekadar untuk bernostalgia, kedua motor klasik ini juga menawarkan gaya retro, mesin yang dikenal bandel, hingga potensi nilai jual yang menarik.
Di tengah dominasi motor matik modern dan motor sport berkapasitas mesin besar, kehadiran Honda Astrea Prima dan Grand justru memberikan daya tarik tersendiri.
BACA JUGA:5 Motor Klasik Era 90-an yang Kembali Diburu, Harga RX-King hingga NSR Tembus Rp100 Juta
Desain khas era 80-an dan 90-an membuat keduanya tampil berbeda di jalanan.
Motor yang dahulu dikenal sebagai kendaraan operasional harian, kendaraan dinas pegawai negeri, hingga andalan keluarga tersebut kini menjelma menjadi bagian dari gaya hidup generasi milenial dan Gen Z.
Bahkan, unit yang masih orisinal dan terawat bisa ditawarkan dengan harga belasan hingga puluhan juta rupiah, bergantung pada kondisi dan kelengkapannya.
Lantas, apa yang membuat Honda Astrea Prima dan Astrea Grand kembali diburu kolektor muda?
BACA JUGA:Profil Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907 asal Indonesia yang Bawa Klub Italia ke Panggung Eropa
Berikut lima faktor yang ikut mendorong popularitas kedua motor legendaris tersebut.
1. Tren Skena Kalcer dan Estetika Retro yang Kembali Populer
Salah satu faktor yang mendorong popularitas Honda Astrea Prima dan Grand adalah berkembangnya budaya skena, mulai dari musik independen, skateboard, hingga fesyen vintage.
Dalam tren ini, motor bebek lawas bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga bagian dari identitas dan gaya personal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

