Daya Motor

Ketua DPRD Dorong Pemda Perkuat Program Penanganan Kekeringan

Ketua DPRD Dorong Pemda Perkuat Program Penanganan Kekeringan

KESULITAN AIR BERSIH. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr Sophi Zulfia SH MH melihat kondisi warga Blok 3 Desa Kertasura, Kecamatan Kapetakan yang kesulitan mendapatkan air bersih.-DPRD-radarcirebon

CIREBON,RADARCIREBON.COM-Kemarau panjang membuat warga Blok 3 Desa Kertasura, Kecamatan Kapetakan, kesulitan mendapatkan air bersih.

Persediaan air yang terbatas berdampak langsung pada kebutuhan sehari-hari. Mulai dari memasak, minum hingga menjaga kebersihan.

Kondisi itu mendapatkan perhatian serius Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr Sophi Zulfia SH MH bersama BPBD menyalurkan bantuan air bersih, kemarin.

Menurutnya, respons cepat dan koordinasi antarlembaga sebagai langkah cepat dalam menangani persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.

BACA JUGA:NIK KTP Tidak Terdaftar di Dukcapil? Ini Cara Mengatasinya agar BSU Tetap Cair

Namun, distribusi air bersih tidak cukup jika kekeringan terus berulang tanpa penanganan jangka panjang.

"Setidaknya, penyaluran bantuan di Desa Kertasura dapat memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya mereka yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih akibat kondisi kemarau panjang," ujar Sophi, kepada Radar.

Ia menegaskan, kedepan pemerintah daerah perlu memastikan wilayah rawan kekeringan terpetakan dengan baik, sekaligus menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan saat kemarau tiba.

"Ketersediaan sumber air harus menjadi alternatif, penguatan sarana penyediaan air bersih, serta kesiapan distribusi ke wilayah terdampak menjadi hal yang perlu mendapat perhatian," terangnya.

BACA JUGA:Menang Lawan Melbourne Victory Belum Cukup, Igor Tolic Ungkap Syarat Persib Bandung untuk Lolos 16 Besar ACL 2

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran, kata Sophi, DPRD Kabupaten Cirebon dapat mendorong pemerintah daerah memperkuat program penanganan kekeringan.

Termasuk memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah rawan mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan dan alokasi anggaran.

"Penanganan kekeringan secara berkelanjutan dapat didukung melalui koordinasi pemerintah daerah, pemetaan wilayah rawan kekeringan, serta penguatan upaya penyediaan dan pengelolaan sumber air bersih," ucapnya.

Ia berharap, penyaluran bantuan air bersih di Blok 3 Desa Kertasura ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. (sam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait