Jangan Asal Mencongkel Bunga Es Kulkas, Ini Risiko Freon Bocor dan Kulkas Rusak
Jangan Asal Mencongkel Bunga Es Kulkas, Ini Risiko Freon Bocor dan Kulkas Rusak-Facebook-radarcirebon
RADARCIREBON.COM-Bunga es yang menumpuk di dalam freezer sering kali membuat ruang penyimpanan semakin sempit.
Kondisi ini terkadang mendorong pemilik kulkas untuk mempercepat proses pembersihan dengan cara mencongkel es yang sudah mengeras. Padahal, kebiasaan tersebut berisiko merusak komponen penting pada sistem pendingin kulkas.
Menggunakan benda tajam untuk mengikis bunga es bukanlah cara yang disarankan oleh produsen peralatan rumah tangga. Jika lapisan pendingin atau saluran refrigeran mengalami kerusakan, kulkas bisa kehilangan kemampuan mendinginkannya secara optimal dan membutuhkan perbaikan teknisi.
Risiko Kebocoran Freon Akibat Mencongkel Bunga Es
Salah satu risiko utama mencongkel bunga es secara paksa adalah rusaknya saluran refrigeran atau komponen evaporator. Refrigeran merupakan zat yang bersirkulasi dalam sistem pendingin untuk membantu memindahkan panas dari dalam kulkas ke lingkungan luar.
BACA JUGA:Jangan Asal Gadai Barang! Bunga Pegadaian dan Swasta Ternyata Punya Perbedaan
Mengikis atau memecahkan bunga es secara manual dengan benda tertentu tidak disarankan karena dapat menusuk saluran pada sistem pendingin tertutup. Apabila saluran tersebut bocor, kulkas perlu diperiksa teknisi untuk menentukan apakah masih bisa diperbaiki.
Samsung melalui laman layanan resminya mengingatkan agar pengguna tidak memakai pisau atau alat logam tajam untuk membersihkan bunga es. Kerusakan pada evaporator atau pipa refrigeran dapat menyebabkan refrigeran keluar dan membuat perbaikan kulkas menjadi sulit.
Kulkas Bisa Tidak Dingin Lagi
Ketika sistem pendingin mengalami kebocoran, kemampuan kulkas menjaga suhu penyimpanan dapat terganggu. Akibatnya, makanan dan minuman di dalamnya berisiko tidak tersimpan pada suhu yang semestinya.
Kerusakan saluran pendingin juga tidak selalu dapat diperbaiki dengan cara sederhana, teknisi perlu memeriksa kondisi sistem untuk menentukan kemungkinan perbaikannya. Pada sejumlah unit kulkas berukuran kecil atau model tertentu, kerusakan sistem tertutup bahkan dapat membuat penggantian unit menjadi pilihan yang diperlukan.
BACA JUGA:7 Keutamaan Membaca Al-Qur'an dan Sedekah Subuh, Pahalanya Berlipat Ganda
Apakah Kebocoran Refrigeran Berbahaya?
Risiko kebocoran perlu diperhatikan, tetapi tingkat bahayanya bergantung pada jenis refrigeran yang digunakan kulkas. Sejumlah model menggunakan refrigeran seperti R600a atau isobutana yang memiliki sifat mudah terbakar.
Dalam panduan keselamatan produknya, Beko memperingatkan pengguna agar tidak merusak pipa sistem pendingin menggunakan benda tajam. Refrigeran yang keluar akibat kerusakan dapat menyebabkan iritasi kulit dan cedera pada mata. Pada produk yang menggunakan refrigeran mudah terbakar, kerusakan sistem juga dapat menimbulkan risiko kebakaran apabila kondisi yang memungkinkan penyalaan terpenuhi.
Cara Aman Menghilangkan Bunga Es di Kulkas
Untuk kulkas yang tidak memiliki fitur pencairan bunga es otomatis, pengguna dapat mematikan dan mencabut steker listrik sebelum melakukan pencairan manual, sesuai petunjuk produsen. Keluarkan bahan makanan dan tampung air lelehan menggunakan lap atau wadah yang sesuai.
BACA JUGA:Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Sosok Ini Justru Dapat Sorotan Khusus AFC Jelang Piala Asia 2026
Biarkan bunga es mencair secara alami. Jika manual produk mengizinkan penggunaan alat bantu, pilih pengerik berbahan plastik yang memang dirancang untuk keperluan tersebut. Hindari penggunaan pisau, obeng, atau benda logam tajam, serta jangan menggunakan alat pemanas yang tidak direkomendasikan produsen untuk mempercepat pencairan.
Bunga es yang menumpuk memang mengganggu, tetapi menghilangkannya dengan cara yang salah bisa berujung pada kerusakan sistem pendingin. Risiko tersebut dapat dihindari dengan memberikan waktu bagi es untuk mencair dan mengikuti petunjuk perawatan sesuai model kulkas.
Artikel ditulis Muhamad Ammar Robbani, Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati cirebon
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

