KUNINGAN - Bulan puasa merupakan bulan yang sulit bagi UTDC PMI Kuningan. Pasalnya, jumlah yang melakukan donor darah turun drastis. Kalau sehari di luar bulan puasa pendonor ada 40 orang yang datang, kini hanya 2 orang itu pun bawaan dari keluraga yang butuh darah. Situasi ini bagi PMI sudah biasa, sehingga mereka sudah antispasi sejak awal. Sebelum puasa mereka menyimpan stok sebanyak mungkin, sehingga tidak kewalahan pada bulan puasa tiba. “Lihat saja sepi kan? Biasanya ramai oleh pendonor yang datang,” ujar salah seorang petugas PMI Yusep Bahradi kepada Radar, Selasa (17/7). Menurut dia, banyak faktor yang membuat warga enggan mendonorkan darahnya pada bulan puasa. Yakni alasannya lesu karena menjalankan ibadah puasa. Meski sebenarnya kalau tensi darahnya normal tidak ada kendala. Meski pendonor minim, lanjut dia, stok dijamin tersedia hingga akhir bulan. Kebutuhan darah dalam sebulan minimal 1.000 labu. Bukan hanya dari Kuningan namun juga dari luar daerah yang membutuhkan darah yang tersedia di UTDC PMI Kuningan. Untuk mengantisipasi agar stok selalu tersedia, warga yang membutuhkan darah membawa pendonor dari kalangan keluarga. Selain, dijamin kebersihannya juga lebih mudah. “Masalah jangan khawatir kami sudah sediakan stok meski selama puasa minim pendonor,” jelasnya yang menyebutkan Kuningan memiliki bank darah desa, sehingga tidak akan sampai kehabisan kebutuhun darah, namun bank darah itu digunakan pada saat krusial. Sementara itu, Dadang Suharmas menambahkan, dari 1000 labu darah yang dibutuhkan baik untuk rumah sakit yang ada di Kuningan atapun di luar, golongan darah AB yang paling sulit. Dari kebutuhan enam persen hanya tertutupi 4 persen. Sisanya biasanya yang ngambil dari kelurganya yang memiliki golongan sama. “Di semua daerah golong darah AB paling sulit, sedangakan golongan O paling melimpah,” sebutnya. Meski sesulit apapun kata Dadang, para petugas tanpa lelah mencari pendonor. Ia selalu tegaskan, mendonorkan darah merupakan hal mulia yang ikut menyelamatkan nyawa orang lain. Bagi yang biasa mendonorkan darah mereka tidak ada kendala, namun bagi yang tidak biasa sulit menyakinkan. Tapi, dengan pendekatan dan juga penjelasan banyak warga yang mau mendonorkan darah.(mus)
Pendonor Bekurang, tapi Stok Darah Masih Cukup
Kamis 18-07-2013,13:30 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 04-06-2026,16:27 WIB
Ramalan Shio Juni 2026: Impian Mulai Jadi Kenyataan, 6 Shio Ini Diprediksi Panen Hasil Perjuangan
Kamis 04-06-2026,14:34 WIB
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Daftar Stadion, hingga Siaran Resmi di Indonesia
Kamis 04-06-2026,15:30 WIB
Sudah 50 Tahun Tak Kunjung Dibangun, Padahal Akses Utama Petani Garam dan Nelayan
Kamis 04-06-2026,17:30 WIB
Marseille Bermasalah Rezeki untuk Manchester United, Keuntungan Besar Harus Dimanfaatkan
Kamis 04-06-2026,20:28 WIB
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA, 8 Pejabat Jadi Tersangka, Termasuk Wamen Imipas
Terkini
Jumat 05-06-2026,12:30 WIB
2 Pelaku Curanmor di Kuningan Ditangkap Polisi, Motor Curian Berhasil Diamankan
Jumat 05-06-2026,12:00 WIB
DPRD Tekankan Transparansi Pengelolaan Aset Daerah
Jumat 05-06-2026,11:30 WIB
Pesta Adat Seren Taun Cigugur Dimulai, Ribuan Pelita Terangi Paseban Tri Panca Tunggal
Jumat 05-06-2026,11:00 WIB