KUNINGAN – Upaya penguatan etika dan integritas birokrasi terus dilakukan BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Saat ini saja sedikitnya 40 pejabat eselon III diikutsertakan diklatpim III di Hotel Ayong Linggarjati Cilimus. Sampai 5 Oktober nanti, mereka yang berasal dari berbagai SKPD tersebut akan dibekali ilmu penguatan skill dan profesionalitas. “Jumlah 40 orang itu, 30 orang dari Kuningan, dan 10 orang dari Kota Tasikmalaya. Rata-rata mereka menempati jabatan sebagai kabid, kabag dan sekmat. Dari jenis kelamin, 36 orang di antaranya pria dan 4 perempuan,” terang Kabid Diklat BKD, Drs H Hustiadi MSi selaku ketua panitia, kemarin (22/8). Dalam kesempatan itu dia menjelaskan tentang tujuan dari diklatpim yang rutin digelar tersebut. Di antaranya untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap dalam menjalankan tugas secara profesional. Tentu saja sikap profesionalitas tersebut harus dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi. “Tujuan lainnya yakni menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan bangsa. Lalu, memantapkan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan partisipasi masyarakat,” paparnya, kemarin (22/8). Satu tujuan lagi, menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik. Tema yang diangkat pada diklatpim tersebut yakni ‘Program penguatan etika dan integritas birokrasi dalam rangka pelayanan publik’. “Narasumber diklatpim terdiri dari Widyaiswara Badan Diklat Jabar, pakar dan praktisi, pejabat pemerintah dan pejabat politik dan pengelola unit program diklat,” sebutnya. Diklat tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati H Aang Hamid Suganda. Dalam sambutannya dia mengatakan, tuntutan dan tantangan sekaligus peluang yang timbul dari konsekuensi era globalisasi yang penuh persaingan membuat organisasi kian tergantung pada kualitas SDM. Pencapaian sukses harus diwujudkan dengan memandang SDM sebagai unggulan strategis. Sebab dengan SDM yang baik maka optimalisasi kinerja organisasi dapat diwujudkan. Lebih lanjut, diklat ini untuk mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintahan yang sesuai dengan jenjang jabatan struktural eselon III. Selain itu, diklat juga sebagai ajang untuk melatih, meningkatkan, mengubah, membentuk mental, model dan karakter, serta mindset yang tercermin dalam tindakan sehari-hari. Itu semua dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik alias good governance. “Oleh karena itu diklat ini harus benar-benar berbasis kompetensi yang relevan dengan bidang kerja setiap jenjang jabatan eselon III yang meliputi sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, Negara dan tanah air,” ungkap Aang. (ded)
40 PNS Ikuti Diklatpim III
Jumat 23-08-2013,09:48 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,10:00 WIB
BREAKING NEWS: Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel di Kota Cirebon Ditangkap di Pangandaran
Selasa 22-09-2026,05:02 WIB
Diblokir Jurgen Klopp, Laurin Ulrich Gagal Jadi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kloter Kedua 2026
Senin 21-09-2026,19:20 WIB
Perempuan Ditemukan Tewas di Bawah Kasur Hotel Cirebon, Sempat Check-in Bersama Pria
Selasa 22-09-2026,14:14 WIB
Pembunuhan di Hotel Cirebon: S Cemburu Lihat Mantan Istri Video Call Pria Lain
Senin 21-09-2026,18:00 WIB
Sering Alami PC Freeze Saat Multitasking? Cek Kondisi RAM Sekarang
Terkini
Selasa 22-09-2026,17:30 WIB
Sering Gonta-ganti Merek Oli Motor? Jangan Kaget Kalau 7 Masalah Ini Mulai Muncul
Selasa 22-09-2026,17:10 WIB
Peringatan Cuaca BMKG 23 September 2026: Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah
Selasa 22-09-2026,17:09 WIB
Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia, Laurin Ulrich Dapat Panggilan Jerman U-21, Ini Komentarnya
Selasa 22-09-2026,17:05 WIB
Jangan Asal Pilih! 5 Tanaman Hias Ini Dipercaya Bawa Rezeki Jika Ditaruh di Depan Rumah
Selasa 22-09-2026,17:00 WIB