Perlu diketahui, polemik yang terjadi di Keraton Kasepuhan sudah berjalan lama sebelum PRA Luqman Zulkaedin dinobatkan sebagai Sultan Sepuh XV.
Sejumlah pihak mengaku tidak setuju dengan penobatan tersebut, sehingga beberapa dari keluarga yang ada di Keraton Kasepuhan menobatkan diri atau mengklaim sebagai Polmak Sultan Keraton Kasepuhan. (rdh)
Baca juga:
- 958 Pasien Covid-19 Kota Cirebon Diisolasi, 163 dari Karyamulya, Berikut Sebarannya
- Dibuat Mahal-mahal, Parkir Basement Alun-alun Kejaksan hanya Bisa untuk Mobil Kecil, Ini Penyebabnya