Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cirebon, Drs Sutikno menjelaskan, Popkota terbatas ini melibatkan atlet-atlet pelajar yang telah mendapatkan pembinaan sebelumnya.
“Mereka memiliki history berlatih. Kami tidak menduga ternyata antusias pelajar untuk mengikuti Popkota terbatas ini sangat luar biasa. Sebagai contoh untuk cabang olahraga pencak silat yang ditargetkan diikuti 70 peserta ternyata mencapai 120 peserta. Jadi kita pecah di dua tempat,” jelasnya.
Sutikno menyebutkan, Popkota terbatas digelar di 12 titik dan mempertandingkan 18 cabang olahraga (cabor).
“Atlet pelajar yang berprestasi akan kita bina melalui pusat pendidikan dan pelatihan daerah. Pusat pendidikan dan pelatihan daerah tersebut akan digelar pertengahan 2022 mendatang. Sehingga akan terjadi peningkatan kualitas, prestasi juga dapat diraih. Selain itu Pemda Kota Cirebon juga akan memiliki database atlet sehingga saat ada pertandingan tidak akan mencari atlet dari luar daerah,\" pungkasnya. (rdh)
Baca juga:
- Dua Truk Ambles di Jalur Pantura Citemu, Lalu Lintas Terganggu
- Baru Ulang Tahun, Pekerja Provider Asal Tegalsari Meninggal di Atas Tower