Terkait Curi Start Pelaksanaan DAK Pendidikan KUNINGAN - Sebagai langkah klarifikasi pasca sidak ke SDN Padamenak, SDN Sukamukti 1 dan SDN Sembawa 1 Kecamatan Jalaksana, kemarin (11/11) Komisi D memanggil para kepala sekolah terkait. Mereka ditanya alasan kenapa membiarkan pengerjaan fisik DAK pendidikan yang curi start. Hadir pada kesempatan itu tiga kepala SD. Dihadirkan pula Kabid Pendik Disdikpora, H Nana Sunardi MSi. Hujan pertanyaan dilontarkan oleh jajaran Komisi D yang diketuai Iwan Sonjaya SPd tersebut. Nana Sunardi menegaskan, bahwa dirinya tidak mengintruksikan pembangunan sebelum Surat Perintah Kerja (SPK) keluar. Bahkan, pihaknya pun baru tahu setelah ada panggilan dari Polres Kuningan. ”Tak ada koordinasi sama sekali. Kalau berkoordinasi, tidak akan kami izinkan,” ujar Nana, menjawab sejumlah pertanyaan. Dalam menjawab pertanyaan lemahnya koordinasi dan pengawasan, Nana menjelaskan bahwa pada saat maping pihaknya telah melakukan koordinasi. Baik itu dengan instansi terkait maupun dengan Dewan Pendidikan. Untuk peran konsultasi, lanjutnya, disamping terlibat dalam perencanaan, juga pada pengawasan setelah SPK itu keluar. Ditanya tindak lanjut dari tindakan curi start yang dilakukan oleh rekanan, Nana mengatakan akan melakukan pemanggilan. Pihaknya akan memberikan teguran lisan terhadap yang bersangkutan. ”Kami akan mengambil hikmah dari kejadian itu. Selain memberikan teguran, kami juga akan memberi catatan kepada pengusaha agar tidak berbuat seperti itu lagi. Begitu juga pengusaha lainnya,” tandasnya. Disimpulkan oleh pimpinan rapat, panitia DAK pendidikan hanya akan memberikan sanksi moral. Ibarat sepak bola, pemain yang melakukan pelanggaran hanya diberikan kartu kuning lantaran opset. Untuk sanksi hukum itu merupakan kewenangan penegak hukum, dimana saat ini Polres Kuningan sedang melakukan pemeriksaan. Sementara itu Kepala SDN Sukamukti 1, Bunyamin menjawab pertanyaan jajaran Komisi D. Ia menuturkan, pembangunan gedung perpustakan telah dimulai Jumat (29/10) lalu. Waktu itu ia tidak bertemu dengan pelaksana. Baru keesokan harinya, pelaksana proyek menemuinya. ”Waktu itu juga saya sampai kaget, kok letak bangunannya merusak tata ruang sekolah. Terus terang saya waktu itu cuma tahu saya dapat. Dan pelaksana proyek bilang mulai dikerjakan karena cuaca dan waktu mepet,” kata Bunyamin. Ia menambahkan, sebetulnya sempat melaporkan ke Disdikpora terkait pengerjaan di sekolahnya. Namun ketika hendak menemui Kabid Pendik, tidak ada di tempat. Pada waktu bersamaan, Komisi C DPRD melaksanakan tinjauan lapangan berkenaan dengan curi start. Dari catatan kecil Ketua Komisi C, Rana Suparman S.Sos, tertulis beberapa sekolah yang hendak ditinjau yakni di Kecamatan Jalaksana, Ciniru, Kalimanggis, Karangkancana, dan Cibingbin. (ded)
Komisi D Panggil Para Kepsek
Sabtu 13-11-2010,06:35 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,17:02 WIB
BREAKING NEWS: Penemuan Jenazah Wanita di Sebuah Hotel di Suradinaya Cirebon
Senin 21-09-2026,05:08 WIB
Haye dan Ragnar Masuk, Ini 4 Pemain Persib yang Dicoret Timnas untuk Ajang FIFA ASEAN Cup 2026
Senin 21-09-2026,08:53 WIB
14 Pemain Tersingkir! Ini Wajah Baru Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Senin 21-09-2026,05:00 WIB
Daftar 32 Pemain Timnas yang Dicoret untuk Kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Jay Idzes dan Mees Hilgers
Minggu 20-09-2026,23:54 WIB
7 Tanaman Outdoor Hias untuk Rumah Minimalis, Bikin Halaman Lebih Asri dan Elegan
Terkini
Senin 21-09-2026,23:19 WIB
Rekomendasi Tanaman Outdoor Minimalis yang Mudah Dirawat, Cocok untuk Hunian Modern
Senin 21-09-2026,23:14 WIB
6 Tanaman Outdoor Minimalis untuk Rumah Sempit, Tampil Elegan Tanpa Banyak Tempat
Senin 21-09-2026,23:11 WIB
5 Tanaman Outdoor Minimalis yang Bikin Teras Rumah Makin Cantik, Nomor 5 Wajib Dicoba!
Senin 21-09-2026,22:01 WIB
Indonesia Siapkan Energi Alternatif, Batu Bara Bakal Diolah Jadi Minyak dan Bensin
Senin 21-09-2026,21:00 WIB